Bernas.id – Semua orang ditakdirkan untuk menulis. Dalam hidup semua butuh menulis. Dari kehidupan sehari-hari atau yang memang menulis untuk menghasilkan sebuah karya. Bagaimana kita tahu kalau kita punya bakat atau passion dalam menulis?. Pernahkah kalian berkhayal? Ngedumel sendiri, marah tapi ditahan, punya suatu pendapat tapi tidak berani mengungkapkan? Itulah sebenarnya passion terpendam dalam menulis.
Baca juga: Bagaimana Cara Membuat Teks Persuasif Sesuai Jenis dan Strukturnya?
Menulis hanya bentuk lain dalam berbicara. Ketika kita berbicara kita menghasilkan suara yang didengar, saat kita menulis kita menghasilkan karya yang bisa dibaca dan menjadi karya abadi dalam bentuk fisik. Saat berbicara informasi penting akan cepat hilang seiring dengan berjalannya waktu. Tetapi saat kita menulis, dan membukukan tulisan kita informasi penting akan selalu ada.
Jika kalian berpikir menulis itu susah, itu pikiran yang salah besar. Saat pertama kali kita menulis, hasil tulisan pastilah sangat kacau. Tapi jangan berhenti hanya karena hasil tulisan yang tidak layak baca, melainkan teruslah untuk menulis dengan berjalannya waktu. Apa yang ditulis akan lebih baik. Dalam hal bahasa yang digunakan, isi dari tulisan bahakan pemilihan kata yang lebih beragam.
Jangan lupa hal penting yang harus dilakukan oleh seorang penulis hebat, yaitu membaca. Karena seorang penulis yang tidak pernah membaca adalah hal yang mustahil untuk seorang penulis berkembang. Dan saat tidak tahu apa yang akan ditulis, maka membaca pula yang dapat membuat kita mendapatkan referensi.
Jadi kapan mau mulai menulis?
Baca juga:
