Bernas.id – Setiap insan pasti mendambakan untuk memiliki keluarga yang bahagia. Mulai dari pernikahan sudah meminta atau mendapatkan doa dari para tamu undangan dengan mengucapkan, ?semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah?. Ucapan dan doa tersebut menunjukkan i?tikad yang baik dari sepasang pengantin untuk memiliki keluarga idaman yang penuh kebahagiaan.
Seiring dengan berjalannya waktu, mulailah ujian demi ujian dalam rumah tangga muncul. Ada yang bisa mengatasi, sehingga semakin kuat dalam mengarungi bahtera rumah tangga. Namun ada pula yang kandas di tengah perjalanan sehingga bahtera tersebut rusak dan karam.
Baik atau rusaknya sebuah keluarga itu tergantung dari apakah yang bersangkutan menjalankan fungsi keluarga atau tidak. Jika mampu menjalankan fungsi keluarga dengan baik, maka sedahsyat apapun gelombang yang menghalanginya, niscaya akan mampu menyingkirkannnya. Sebaliknya, sekecil apapun yang menghalangi keluarga niscaya akan mengalami kehancuran.
Lalu, apa saja fungsi keluarga itu? Cahyadi Takariawan, Konselor Jogja Family Centre (JFC) dan Rumah Keluarga Indonesia (RKI) pusat menuturkan bahwa, menurut Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN), keluarga memiliki delapan fungsi, yaitu:
1. Fungsi Agama
Keluarga adalah tempat penanaman nilai-nilai keagamaan, sekaligus pemberian identitas agama pada setiap anak yang lahir. Nilai-nilai agama harus diajarkan dan dipraktekkan sejak dini dalam kehidupan keluarga agar memiliki pondasi yang kuat sehingga mampu menghindari dari perilaku-perilaku yang merusak.
2. Fungsi Sosial Budaya
Selain nilai agama, keluarga adalah tempat pertama penanaman nilai-nilai sosial budaya yang ada di masyarakat seperti, saling menghormati, sikap hidup, sopan santun, etika, tata krama, saling tolong menolong dan nilai-nilai lainnya yang sudah ada di masyarakat.
3. Fungsi Cinta Kasih
Keluarga harus menjadi tempat untuk menumbuhkan dan menyemai rasa cinta dan kasih sayang di antara anggota keluarga. Jika anak-anak mendapatkan suasana yang penuh cinta dan kasih sayang, maka ia akan tumbuh menjadi manusia yang penuh cinta dan kasih sayang baik kepada keluarganya sendiri maupun kepada orang lain.
4. Fungsi Perlindungan
Keluarga harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh anggota keluarga. Satu sama lain saling melindungi dan menentramkan, sehingga tidak ada tindakan diskriminasi, kekerasan, pemaksaan kehendak, dan ketidak-adilan, yang membuat ada anggota keluarga yang merasa terancam dan tidak aman. Jika mulai tidak aman, inilah awal dari keluarga menjadi berantakan (broken home).
5. Fungsi Reproduksi
Setiap keluarga terutama pasangan baru pastilah menginginkan keturunan karena keluarga adalah satu-satunya sarana yang sah untuk mengembang biakkan keturunan. Melalui keluarga, lahirlah anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Untuk itu, bagi orang tua harap memperhatikan anak-anaknya, serta agar mereka hanya memproduksi dengan cara yang halal dan sah.
6. Fungsi Sosialisasi dan Pendidikan
Keluarga juga harus menjadi tempat semua anggotanya untuk bersosialisasi satu dengan yang lainnya, berkomunikasi dan berinteraksi secara sehat dan produktif. Begitu juga keluarga menjadi tempat pertama bagi anggota keluarga mendapat pendidikan, seperti bagaimana cara makan yang baik, tidur, belajar, membaca, manulis, dan lain sebagainya.
7. Fungsi Ekonomi
Kesejahteraan ekonomi turut andil dalam mengokohkan keutuhan, keharmonisan, kebahagiaan, dan kelanggengan keluarga. Untuk itu perlu ada proses pemberdayaan ekonomi dalam keluarga yang saling mendukung. Namun, yang perlu diperhatikan adalah pemberdayaan yang sesuai dengan syariat, yaitu halal dan baik.
8. Fungsi Pembinaan Lingkungan
Keluarga memiliki peran untuk turut membina lingkungan alam dan masyarakat, seperti menjaga kebersihan, keamanan, dan kekeluargaan. Keluarga juga harus turut mengingatkan masyarakat yang keluar dari norma. Sebab keberadaan lingkungan sedikit banyak akan punya pengaruh terhadap anggota keluarganya. Jika lingkungan baik, maka keluarga juga akan tumbuh dengan baik.
Demikianlah 8 fungs keluarga yang perlu kita perhatikan dan terapkan agar tercipta keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
