Bernas.id – Beberapa proyek pekerjaan mungkin melibatkan kita dengan remaja, misalnya saja kegiatan kerelawanan. Beberapa dari mereka kadang belum memahami sepenuhnya tanggung jawab yang harus diemban. Namun, bekerja dengan pada remaja tidak membutuhkan keahlian khusus. Kita hanya perlu melakukan beberapa trik agar pekerjaan selesai dengan baik dan hubungan dengan para remaja juga tetap terjaga. Berikut lima trik yang dapat kita lakukan saat bekerja dengan remaja:
1. TURUNKAN STANDAR
Setiap kita pasti memiliki standar dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. Standar yang tinggi berkaitan dengan profesionalisme dan kemampuan kita dalam bekerja. Semakin tinggi standar yang kita tetapkan, akan semakin banyak tahapan yang perlu kita lalui. Jika kita bekerja dengan para remaja, maka kita sebagai orang yang lebih dewasa perlu menurunkan sedikit saja standar yang kita miliki. Memaksakan remaja mengikuti standar kita bukan hal yang bijak, karena bagaimana pun remaja masih perlu banyak belajar. Dan melibatkan mereka dalam pekerjaan kita adalah proses belajar yang berharga bagi mereka.
2. ATURAN YANG JELAS
Aturan diperlukan dalam semua kegiatan. Saat Anda bekerja dengan para remaja, perlu dibuat aturan main yang jelas, rinci serta runut. Hal ini perlu dilakukan karena remaja masih dalam proses belajar mengemban tanggung jawab sebagai calon orang dewasa. Remaja belum dapat melakukan dua hal secara seimbang dan terkoordinir dengan baik, sehingga aturan main yang dibuat akan memandu mereka selangkah demi selangkah dalam menyelesaikan pekerjaan yang dibebankan.
3. TAMPUNG ASPIRASINYA
Remaja sering memiliki ide segar yang tidak terpikirkan oleh kita. Dengarkan pendapat mereka dan tampung aspirasi yang mereka miliki maka kita akan kaya akan ide-ide yang out of the box. Lama dalam suatu pekerjaan sering membuat kita lumayan kudet alias kurang update hal-hal yang kekinian karena kita terfokus pada detail pekerjaan yang kita lakukan. Kadang cara menyampaikan idenya mungkin agak nyeleneh namun, itulah ciri khas remaja; santai, akrab, belajar, trial and error.
4. LIBATKAN DALAM KEPUTUSAN
Dalam pekerjaan tim, tentu kita membuat banyak keputusan penting. Saat bekerja dengan remaja, kita perlu melibatkan mereka dalam banyak keputusan yang kita buat. Mereka perlu dilibatkan agar mereka juga merasa bertanggung jawab pada keputusan tersebut dan menjalankannya dengan baik. Jika remaja tidak dilibatkan dalam keputusan tersebut, yang sering terjadi adalah remaja kurang memedulikan keputusan tersebut dan tidak menjalankannya dengan baik sesuai harapan kita.
5. TERAPKAN REWARD DAN PUNISHMENT
Sama halnya dengan orang dewasa, remaja pun memerlukan penghargaan atas kerja keras yang sudah mereka lakukan. Berikan rewards kecil saat remaja mencapai target-target dalam setiap tahapan pekerjaan yang mereka selesaikan. Reward tidak berarti harus uang, namun juga pujian, atau mengangkat mereka mejadi team leader akan membantunya menumbuhkan rasa percaya diri dan Anda akan mendapati remaja mendedikasikan dirinya untuk membantu Anda sepenuhnya. Namun, saat remaja melakukan kesalahan yang besar, perlu ada punishment yang diberikan agar mereka belajar bahwa bekerja adalah hal yang memerlukan keseriusan. Bagaimana jika kesalahan kecil? ingatkan secara pribadi. Walaupun lebih muda, remaja tetap memiliki harga diri yang perlu kita jaga dihadapan teman-teman atau atasannya.
Memberikan kesempatan kepada para youngster untuk membuktikan kemampuan dirinya akan membantu mereka membangun konsep diri yang positif dan hal itu akan membantunya menyusun masa depan yang gemilang. Melibatkan remaja dalam pekerjaan kita, akan memberikan pelajaran hidup yang akanmenjadi pengalaman yang sangat berharga bagi mereka.
