Bernas.id – Pada abad 21 ini, generasi Z atau generasi Digital sejak dini sudah terekspos dengan berbagai macam gawai, dari yang tipe sederhana hingga yang kompleks seperti gawai android atau i-phone. Biasanya, orang tua dan pendidik khawatir akan efek negatif penggunaan gawai canggih, terutama kepada anak-anak di usia remaja. Hal ini dikarenakan remaja sedang dalam masa rentan yang mudah terseret oleh pengaruh negatif. Pengaruh negatif tersebut bermacam-macam dari kecanduan game hingga mengakses pornografi.
Namun, gawai canggih tidak selalu membawa pengaruh negatif. Banyak fitur dan aplikasi gawai canggih yang bisa dimanfaatkan maksimal, untuk membuat anak berkreasi dan produktif. Simak penjelasan berikut untuk memacu anak produktif dalam seni ilustrasi dan desain grafis.
Membuat Kreasi Gambar
Bila anak senang menggambar, maka Anda bisa memasang aplikasi menggambar seperti Kids Doodle atau Sketch for Draw and Paint. Anda bisa meminta anak membuat gambar kreasinya, yang nantinya bisa dicetak atau diunggah ke sosial media sehingga membentuk portofolio. Anda bisa meminta anak untuk kreatif membuat minimal 2-3 gambar setiap minggu, yang nantinya bisa dipilih gambar terbaik. Anak juga bisa membuat ilustrasi cerita sehingga literasi anak juga terasah.
Membuat Video Stop Motion
Tidak hanya sekedar fotografi dan menonton video, fitur camera di gawai bisa dimanfaatkan untuk membuat cerita dengan format video stop motion. Video stop motion merupakan video yang menggambarkan obyek yang bisa bergerak sendiri. Setiap gerakan akan difoto individual, yang nantinya jika digabung berurutan akan membentuk ilusi seakan obyek bergerak. Anda bisa mengajak anak untuk membuat cerita dengan mainan yang ada dalam foto berulang dengan posisi yang berbeda. Bila sebelumnya anak sudah memakai aplikasi doodle atau sketch untuk membuat ilustrasi, maka gambar yang disimpan bisa juga digabung menjadi video stop motion. Beberapa aplikasi untuk merangkai foto menjadi video telah tersedia di android, seperti Stop Motion Studio, Stop Motion Builder, atau aplikasi jenis pembuat film (movie maker) lainnya.
Membuat poster
Bila sudah membuat videonya, maka anak bisa melanjutkan dengan produksi brosur atau pamflet untuk promo videonya. Beberapa aplikasi untuk mengedit foto atau gambar, seperti Inshot atau Photo Editor, bisa digunakan untuk membuat poster. Aplikasi khusus desain grafis, seperti Poster Maker, bisa dimanfaatkan untuk produksi desain brosur, poster atau pamflet. Poster yang dibuat bisa berupa puisi, atau kata-kata bijak yang diciptakan anak dan ditambahkan visual. Bila desain poster sudah bagus, bisa dicetak di mug, kaos, atau tas yang bisa dijual sehingga sekaligus mengajarkan jiwa kewirausahaan dari kreasinya.
Dengan membiasakan anak untuk memusatkan energinya berkreasi dengan gawai, maka mereka akan belajar memanfaatkan teknologi untuk berproduksi dan berinovasi. Sehingga anak tidak hanya sekedar menggunakan teknologi, tetapi juga berupaya menghasilkan sesuatu yang positif dan kreatif.
