Bernas.id – Apakah ada di antara kita yang saat ini akan menghadapi UAS atau Ujian Akhir Semester? Yey, berarti sebentar lagi libur dong. Tapi sudah sejauh mana kamu mempersiapkan dirimu menghadapi ujian tersebut? Apakah ujian itu hanya menjadi ajang untuk mendapatkan nilai bagus? Bila ujian hanya membuatmu terobsesi untuk mendapat nilai yang bagus, mulai sekarang ubahlah cara pikirmu. Sebab kita kuliah bukan hanya sekedar mendapat nilai yang bagus. Tapi lebih dari itu, ilmu apa yang bisa kita dapatkan, sejauh mana ilmu-ilmu tersebut mampu kita terapkan di dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga: 11 Jurusan Di Universitas Mahakarya Asia dan Peluang Karirnya
Ujian tidak hanya menjadi ajang untuk mengejar nilai yang bagus, inilah hal-hal yang harus kita sadari tentang ujian agar kita tidak selalu menghalakan segala cara agar mendapatkan nilai yang bagus:
1. Mengetahui sejauh mana kemampuanmu
Belakangan ini ujian sering kali disalahartikan sebagai momen yang menegangkan di mana kita dituntut untuk mampu menggunakan otak agar mampu menjawab soal-soal yang ada di kertas. Untuk orang yang malas belajar dan malas berpikir tentunya orang-orang tersebut akan menggunakan segala cara agar mendapatkan nilai yang tinggi. Padahal fungsi ujian yang sebenarnya bukan untuk medapatkan nilai yang tinggi. Namun, ujian berfungsi untuk mengetahi sejauh mana kemampuan berpikir kita. Jadi, jangan lagi malas berpikir ketika ujian, karena yang rugi adalah diri kita sendiri. Percuma mendapat nilai tinggi, tapi bukan hasil dari pikiran sendiri.
Baca juga: Jurusan Manajemen: Pengertian Ilmu Manajemen dan Daftar Universitas
2. Mengetahui di mana letak kelemahan kita
Setiap orang pasti memiliki kelebihan dan kelemahannya masing-masing. Ada yang pintar di matematika tapi kurang di bahasa, ada yang pintar bahasa tapi tidak pintar di seni, ada yang pintar seni tapi kurang di matematika. Ya begitulah, kita semua sudah dianugerahi kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dan ujian inilah yang berfungsi untuk mengetahui kelemahan kita di bidang apa saja. Jadi ketika ujian usahakanlah untuk tidak menyontek, agar kita bisa dengan mudah mengetahui apa saja kelemahan kita.
Baca juga: Inilah 10 Prospek Kerja Lulusan Akuntansi di Berbagai Profesi
3. Melatih Kejujuran
Dengan ujian, kejujuran kita akan dilatih sejak dini. Karena ujian tidak hanya sekedar mengejar nilai yang bagus. Percuma kita mendapat nilai bagus tapi bukan hasil dari pemikiran sendiri. Keseringan menyontek hanya akan membuat kita terbiasa untuk tidak jujur kepada diri sendiri. Lalu apa yang bisa kita banggakan bila mendapat nilai bagus tapi hasil dari kebohongan? Lebih baik mendapat nilai jelek tapi hasil sendiri. Belajarlah untuk jujur kepada diri sendiri,dengan tidak menyontek.
Jangan takut mendapat niliai jelek. Karena nilai yang bagus tidak menjamin kesuksesan kita. Tapi karakter dan pengetahuan kitalah yang lebih penting. Jadikanlah ujian ini sebagai ajang untuk melatih diri agar bisa jujur kepada diri sendiri.
Baca juga: Jurusan Ilmu Komunikasi: Info Kuliah, Pekerjaan, dan Universitas
