Bernas.id – Dunia ini penuh dengan kebahagiaan semu. Segala kesenangan, kebebasan, dan kemudahan bisa didapatkan dengan mudah. Itulah karunia yang Allah berikan sebagai tanda bahwa Allah Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Namun, ketahuilah bahwa semua itu hanya titipan yang Allah amanahkan kepada para hamba yang akan diminta pertanggungjawaban atas amanah tersebut serta dapat dicabut sesuai kehendak-Nya.
Manfaatkan kemudahan yang ada untuk menegakkan kebenaran dan mengobarkan panji-panji islam. Padanya terdapat celah yang tipis antara kebenaran dan keburukan. Karena dunia ini cobaan bagi orang yang beriman. Maka, hendaknya seseorang senantiasa mengokohkan keimanannya agar tidak gersang saat kenikmatan semu mulai terbuka untuknya.
Terbukanya dunia dengan segala kemudahan memang menyamarkan antara baik dan buruk. Dan tak jarang dari mereka yang masuk dalam perangkap yang samar. Maka dari itu, menghindar dari hal yang bisa menjerumuskan diri pada perangkap dengan memperbarui keyakinan, niat, dan tujuan saat hendak melangkah. Serta memohon petunjuk dan ampunan kepada Allah.
Inilah salah satu ujian bagi kita. Karena tidak ada orang yang mengaku bahwa dirinya seorang muslim, kecuali Allah akan menguji keimanannya. Kerena semua utusan Allah dan orang-orang shalih mendapat ujian yang berat dalam kehidupan mereka, sehingga mereka berada pada derajat para kekasih Allah.
Bagi kita yang hidup saat dunia telah dibuka, tersingkap segala kesenangan dan kemudahan membuat kita perlu waspada dan siaga dengan keadaan ini. Mengambil yang bermanfaat dan menghindari perkara yang dapat mengakibatkan bencana bagi diri sendiri dan umat manusia
