Bernas.id – Cinta adalah sesuatu yang menghiasi kehidupan manusia. Cinta harusnya ada dan membuat hidup manusia semakin harmonis. Hidup tanpa cinta pasti bagaikan makan makanan yang hambar, tiada rasanya.
Cinta datang darimana saja. Datangnya kadang tak terduga, tak tertebak, dan kadang tak diinginkan. Cinta suka seenaknya sendiri menjatuhkan pilihan. Membuat seseorang kadang bingung sendiri.
Seseorang yang jatuh cinta biasanya akan merasakan indahnya kehidupan. Sepasang sejoli yang dimabuk cinta bahkan bisa merasa dunia hanya milik berdua. Namun, ada segelintir orang yang menganggap cinta adalah hal yang menyakitkan. Cinta tak seharusnya ada, cinta seharusnya lenyap. Cinta begitu melukai sehingga membuat seseorang takut untuk menyentuhnya. Merekalah penderita philophobia. Takut akan jatuh cinta.
Penderita philophobia takut mencintai dan dicintai. Mereka memiliki trauma berat di masa kecil. Biasanya, ketidakharmonisan keluarga menjadi faktor utama yang menyebabkan seseorang mengidap penyakit ini. Mereka beranggapan bahwa orang tua mereka yang mereka cinta saja tidak menginginkan kehadiran mereka, apalagi orang lain.
Penderita philophobia akan mengalami ketakutan yang sangat besar ketika dihadapkan dengan cinta. Rasa takut itu membuat badannya menggigil, keringat bercucuran, rasa gugup yang teramat sangat, bahkan tak bisa tidur di malam hari. Betapa tersiksanya penderita philophobia. Hidup mereka pasti hanya hitam dan putih karena tak ada cinta selaku warna yang menghiasi kehidupan mereka.
Tak ada manusia yang tak ingin dicintai. Begitu juga penderita philophobia. Walaupun ada trauma berat yang menghalangi, sebenarnya mereka ingin dicintai dan mencintai. Mereka menginginkan hidup bahagia sebagaimana yang lainnya. Namun mindset bahwa cinta itu menyakitkan telah melekat kuat sehingga mereka dikalahkan oleh rasa takut kala akan mencintai.
Takut ditolak, takut sakit hati, takut hancur. Membuat mereka menjadi menutup diri dan sulit membuka hati. Mereka pun menjadi takut memilih pasangan yang salah. Hal ini menjadi alasan kenapa cinta sulit menghinggapi.
Kamu merasa terkena philophobia? Mungkin sudah saatnya kamu bangkit melawan rasa takutmu dan menjalani hidup yang nornal dengan cinta yang menyenangkan. Cinta tak selamanya menyakitkan, kok.
