SLEMAN, BERNAS.ID- Bapas Yogyakarta kembali melaksanakan apel pagi dinas sebelum menjalankan ketugasan di halaman kantor setempat. Pelaksanaan ini sebagai wujud kmitmen untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani dengan integritas yang tinggi.
Kegiatan rutin ini tidak lagi sekadar menjadi formalitas kedisiplinan, tapi sebagai wadah strategis menginternalisasi nilai-nilai pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
Dalam pelaksanaan apel pagi tersebut, Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Madya Bapas Yogyakarta, Nur Haifani Khonsaq Jauhari, bertindak langsung sebagai Pembina Apel.
Di hadapan seluruh pejabat struktural, pegawai fungsional, dan staf administrasi, ia memberikan arahan khusus mengenai target capaian Pokja I (Manajemen Perubahan) dan Pokja II (Penataan Tata Laksana). Dikatakannya, reformasi birokrasi tidak akan tercipta tanpa adanya perubahan pola pikir (mindset) dan budaya kerja (culture set) yang diusung oleh Pokja I. Sementara itu, kontribusi Pokja II dalam menata tata laksana kerja dinilai sebagai pilar penting untuk melahirkan sistem kerja yang terukur
Dengan terinternalisasinya fungsi dan tujuan dari seluruh kelompok kerja (Pokja) ZI, Bapas Kelas I Yogyakarta optimistis dapat terus memangkas birokrasi yang berbelit-belit. Langkah nyata ini disiapkan demi menghadirkan standar pelayanan publik yang bersih dari pungutan liar, korupsi, serta senantiasa mengedepankan asas pelayanan prima kepada klien pemasyarakatan maupun masyarakat luas. (*)
