Bernas.id ? Setelah anda menentukan apa saja mimpi yang ingin anda raih, sekarang saatnya anda membuat perencanaan untuk mewujudkan mimpi tersebut. Dalam ilmu manajemen, perencanaan yang paling baik adalah perencanaan yang memiliki kriteria S.M.A.R.T. Dilansir dari buku Business And Personal Development. Berikut pemaparan yang akan disampaikan untuk anda:
1. Specific
Dalam membuat sebuah perencanaan, pastikan perencanaan tersebut mempunyai tujuan yang jelas dan bersifat konkret, bukan umum.
Sebagai contoh perencanaan yang konkret adalah ?menjadi seorang dosen S1 Akuntansi di kampus luar negeri?. Jangan buat perencanaan dengan kalimat ?menjadi seorang pengajar? karena menjadi pengajar belumlah spesifik atau masih umum dan bisa berarti pengajar les privat atau guru biasa lainnya.
2. Measurable
Buatlah perencanaan yang bisa diukur sehingga jika anda telah mencapai rencana anda, anda bisa melihat apakah tujuan perencanaan anda telah tercapai.
Sebagai contoh, jika tujuan anda adalah menjadi dosen S1 Akuntansi, anda sudah berhasil mencapai tujuan itu jika anda telah diterima mengajar di universitas luar negeri di jurusan S1 Akuntansi.
3. Achievable
Buatlah perencanaan yang memiliki tujuan yang realistis atau masuk akal, namun bukan berarti terlalu membatasi sehingga menjadi perencanaan yang sempit.
Sebagai contoh, janganlah berencana untuk menjadi pelukis berkaliber dunia jika anda menyadari bahwa anda tidak memiliki talenta melukis sama sekali. Karena sekeras apapun usaha anda, anda akan sangat kesulitan, bahkan tidak bisa mencapai hal tersebut karena talenta itu adalah peranan Tuhan yang tidak bisa anda ubah.
Jika kembali pada matriks sebelumnya, kita bisa melihat bahwa peranan manusia adalah mengasah kompetensi atas talenta yang sudah Tuhan berikan kepada masing-masing manusia.
4. Relevant
Pastikan perencanaan yang anda buat relevan untuk mencapai mimpi anda.
Sebagai contoh, anda ingin menjadi dosen S1 berkaliber internasional di dalam sekolah bisnis, namun anda tidak pernah menghabiskan waktu anda untuk belajar bahasa inggris ataupun mengikuti konferensi internasional, bahkan menulis artikel internasional.
5. Timely
Buat perencanaan yang terstruktur, dan hasilnya dapat dilihat atau dimonitor dari waktu ke waktu.
Misalnya, jika rencana anda menjadi dosen S1 Akuntansi Internasional, buatlah perencanaan bahwa saat berusia 22 tahun anda telah berhasil lulus S1, lalu pada usia 24 tahun anda telah menyelesaikan studi S2, dan seterusnya. Tentukan bahwa anda ingin mencapai tujuan anda pada umur berapa.
?Tercapainya suatu tujuan tergantung dari perencanaan yang anda buat?.
Semoga bermanfaat.
