Bernas.id ? Doa adalah senjata umat muslim dalam setiap kondisi. Doa adalah bentuk komunikasi kita terhadap Allah, dan cara kita untuk berdekatan dengan-Nya. Terus langitkan doa kepada-Nya, tumpahkan segala harapan dan impianmu. Karena hanya Dialah yang siap sedia mendengar curhatan dan doa-doa kita.
?Dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, ya Rabbku.? (QS. Maryam: 4).
Apapun yang menjadi mimpi dan harapanmu, mintalah hanya kepada-Nya. Dialah yang memiliki langit, bumi, dan alam semesta ini. Kalau bukan Dia, lalu siapa lagi? Kalau Allah mampu dengan mudah menciptakan langit tanpa tiang, bukankah sungguh mudah untuk Allah mengabulkan doa yang kita langitkan?
Kadang Allah menjawab doa-doa kita tidak selalu seperti yang kita inginkan. Cara Allah mengabulkan doa kita seringkali tidak dapat dipikir dengan logika, dan seandainya kita tahu pastilah kita akan mengucapkan syukur berkali-kali. Yang perlu selalu kau yakini adalah kita tidak akan pernah kecewa selama berdoa kepada-Nya.
?Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.? (QS. Ghafir: 60).
Maka, jangan remehkan kekuatan doa. Doa merupakan kekuatan kita dalam setiap situasi. Berdoalah di kala kita senang dan sedih. Kadang kita suka lucu, keinginannya banyak tapi malas meminta pada-Nya. Teruslah berdoa walaupun kita belum mendapatkan apa yang kita inginkan.
Jangan pernah berputus asa dalam berdoa dan memohon kepada-Nya. Yakinlah bahwa setiap doa-doa kebaikan yang kita langitkan akan terkabul sesuai dengan cara-Nya dan di waktu yang tepat. Kita hanya perlu berbaik sangka dan percaya kepada-Nya.
