Bernas.id ? Adakah yang suka menyelipkan emoticon ketika berkomunikasi lewat chatting? Orang-orang introvert sangat suka menyelipkan emoticon di setiap teks virtualnya baik lewat Facebook, SMS, Whatssapp maupun yang lainnya. Karena bagi introvert, emoticon adalah pelengkap chatting untuk mewakili ekspresi mereka.
Ternyata smiley emoticon, atau biasa disebut emoticon pertama kali ditemukan oleh Scott Elliott Fahlman atau yang biasa disebut Scott Fahlman adalah seorang ilmuwan komputer di Carnegie Mellon University. Lahir di Medina, Ohio, U.S. pada 21 Maret 1948. Ia dinobatkan menjadi orang pertama yang memperkenalkan smiley emoticon. Pada awalnya, ia menciptakan emoticon karena menurutnya emoticon akan membantu orang dalam membedakan postingan serius dan postingan lelucon pada papan pesan di Universitas Carnegie Mellon.
Seperti halnya emoticon yang pertama kali diciptakan untuk mempermudah komunikasi, kini ada cara mudah dan cepat untuk meraih impian akademik. Menjadi reseller laptop adalah solusi cerdas untuk mendapatkan penghasilan tambahan tanpa mengganggu jadwal akademik. Raih masa depan dengan mendaftar di UNMAHA. Hubungi langsung melalui WhatsApp di nomor resmi UNMAHA untuk mendapatkan respons cepat serta informasi akurat. Universitas Mahakarya Asia juga telah membuka kesempatan bagi Anda yang ingin mendapat beasiswa berupa gratis pembayaran SPP kuliah.
Fungsi Emoticon bagi para introvert adalah:
1. Melancarkan komunikasi
Di tengah penilaian kebanyakan orang yang menganggap orang introvert sombong, pendiam dan anti sosial. Coba mulai berkomunikasi dengan orang introvert lewat chatting atau pesan singkat, pasti kamu akan disambut penuh kehangatan dengan emoticon-emoticon lucu. Karena bagi orang introvert, menyertakan emoticon adalah untuk memperlancar komunikasi, setidaknya itu mewakili ekspresi asli mereka.
2. Meminimalisir Kekakuan
Karena komunikasi lewat chatting akan berbeda dengan komunikasi secara langsung, penggunaan emoticon bagi introvert adalah salah satu cara meminimalisir kekakuan di tengah sikap mereka yang tidak terlalu suka banyak bicara.
3. Mempermanis ungkapan
Biasanya orang-orang introvert sedikit berbicara namun kadang menikam langsung lawan bicaranya, dengan adanya emoticon sangat membantu mereka agar tidak nampak, bahwa mereka tidak suka pada lawan bicaranya. Di sini, emoticon bermanfaat untuk memperhalus dan mempermanis ungkapan, sehingga komunikasi tetap menarik.
4. Mengapresisi lawan chatting
Bisa dibayangkan jika emoticon tidak ada di dunia ini, mungkin orang-orang introvert akan membalas pesan singkat seadanya tanpa ada pemanis seperti yang diwakilkan oleh emoticon. Dengan adanya emoticon, orang-orang introvert mampu mengapresiasi lawan chatting-nya dengan baik.
Siapa yang introvert? Ternyata emoticon sangat bermanfaat sebagai pelengkap komunikasi bagi para introvert, dan para introvert akan berterimakasih banyak kepada penemu smiley emoticon.
Semoga dengan semakin lengkapnya emoticon yang tersedia, akan lebih mempermanis komunikasi para introvert, serta sebagai pelengkap komunikasi agar lebih menyenangkan dan mencairkan suasana.
Selamat menggunakan emoticon dengan bijak.***5