Bernas.id – Liburan anak sekolah paling ditunggu semua orang. Apalagi bagi mereka pelaku bisnis wisata dan pelengkapnya. Musim liburan kenaikan jumlah pengunjung bisa 200% dibanding hari biasa. Seperti yang dikutip dari situs detik news, objek wisata Taman Breksi di Sleman mengalami kenaikan hingga 300% dibanding hari biasa. Fantastis bukan?
Tentu saja yang meraup keuntungan bukan hanya penyedia tempat wisata saja. Tapi pelengkapnya juga atau pedagang yang ada di sekitar tempat wisata. Mulai kulinernya, cindera matanya, bisa jadi mall yang ada di kota itu juga ikut mengalami kenaikan pengunjung. Bagaimana dengan Anda?
Nah, bagi Anda yang sedang menikmati musim liburan kali ini perhatikan beberapa hal berikut:
1. Over Budget;
Musim liburan, Anda dan keluarga akan merancang sederetan kegiatan yang pastinya itu membutuhkan biaya. Tempat wisata menaikan harga tiket masuk. Biaya untuk makan, transportasi dan lainnya harus diperhitungkan dengan seksama. Belum lagi diskon akhir tahun yang disediakan oleh pebisnis ritel dan fashion yang membuat tergiur para shopper holic.
Jangan sampai liburan kali ini menghabiskan dana besar. Ingat! Liburan panjang bukan bulan ini saja. Ada liburan lebaran yang jauh membutuhkan dana lebih besar. Usahakan perketat pengeluaran. Misalnya tidak usah makan di luar. Cobalah membawa makanan sendiri. Membuat sendiri jauh lebih murah dan sehat. Itu yang paling penting. Atau bagi Anda penggila diskon, jangan tergiur dengan melihat angka yang besar. Kalau bukan kebutuhan mendesak, bukankah kita bisa menundanya?
Jadi, hati-hati dengan isi dompet Anda! Jangan sampai ini melebihi dari yang dianggarkan, apalagi sampai meminjam ke sana ke mari.
2. Gangguan Kesehatan;
Kumpul bersama keluarga memang mengasikan, tidak lengkap rasanya jika tidak makan-makan. Biasanya di musim liburan beberapa keluarga melakukan perjalanan luar kota. Tentunya wisata kuliner menjadi salah satu destinasi yang tidak terlewatkan. Butuh pengendalian diri bagi Anda yang memiliki riwayat kesehatan tertentu. Jangan sampai rambu-rambu kesehatan Anda langgar karena alasan ?hanya sekali ini?. Bukan berarti Anda yang sehat juga bebas makan, coba untuk mengatur nutrisi yang masuk! Agar ketika musim liburan berakhir masalah kesehatan Anda tetap terjaga.
Ada baiknya tetap berolahraga rutin seperti hari biasa. Bukan berarti musim liburan, libur juga olahraganya. Atau lebih baik lagi kunjungi dokter Anda untuk memastikan kesehatan di musim liburan kali ini.
3. Pekerjaan Rumah yang Tertunda.
Pergi ke berbagai tempat wisata membuat orang lupa akan rumah. Mengapa? Ada beberapa pekerjaan rumah yang sebenarnya bisa dikerjakan ketika liburan dan kita lupa akan hal itu. Dengan dalih ?itu bisa nanti dikerjakan?, ?ada asisten rumah tangga ini?.
Banyak cara yang dapat dilakukan untuk membuat kedekatan dan refreshing bersama keluarga. Salah satu dengan ?bongkar? rumah. Terkadang ketika hari kerja kita disibukkan dengan berbagai aktifitas, sehingga melihat salah satu sudut rumah yang berantakan kita selalu menundanya. Dengan alasan ?butuh waktu untuk membereskannya?. Kenapa tidak dicoba ketika musim liburan?
Tumpukan setrikaan, tumpukan barang di gudang, bisa teratasi dengan membereskannya di musim liburan kali ini. Ajaklah seluruh anggota keluarga untuk melakukannya bersama. Perombakan kembali tata ruang di rumah sehingga menghadirkan suasana baru ketika musim liburan berakhir. Tidak masalah liburan tidak ke mana-mana, tapi esensi dari liburan bisa didapatkan dengan cara apapun.
