Bernas.id – Ketika anda menjalani hidup di dunia ini punya sederetan keinginan, obsesi atau lebih tepat kita sebut dengan cita-cita. Sebagian orang juga menginginkan hidupnya lebih bermakna. Tak hanya melakukan sesuatu untuk sekedar uang atau lainnya. Ya, seseorang memang perlu menjadikan hidupnya bermakna agar waktunya tak sia-sia. Berikut ini 3 hal mendasar yang harus anda pecahkan terlebih dahulu agar hidup lebih bermakna :
1. Tujuan Hidup
Ibarat menjalani sebuah perjalanan, sudah sepatutnya anda memiliki tujuan yang jelas perihal alamat mana yang hendak anda tuju. Katakanlah, alamat tersebut belum anda ketahui detilnya, namun setidaknya anda sudah memiliki sebuah gambaran mengenai apa saja yang ingin anda temui dalam perjalanan itu. Inilah yang disebut dengan tujuan perjalanan anda. Bayangkan ketika anda berjalan terus menerus tanpa ada kejelasan tempat yang anda tuju, waktu akan terus berputar diiringi kesia-siaan, hanya penyesalan yang akan menghantui, hidup anda akan menjadi tidak bermakna apa-apa.
Lebih luas dari analogi perjalanan tadi, maka hidup yang anda jalani tentunya merupakan perjalanan yang jauh lebih kompleks. Anda perlu memastikan tujuan hidup anda di dunia ini untuk apa. Bagi seorang Muslim tentunya tujuan hidup ini sudah tegas disebutkan dalam pedoman hidupnya yaitu Al-Qur?an, padanya disebutkan bahwa tujuan penciptaan manusia hanya untuk beribadah kepada Rabb semesta alam, Allah SWT. Benarkah hidup ini untuk ibadah? Ya, tentu saja bagi seorang Muslim, jika tidak mengambil kabar dari Sang Pencipta perihal tujuan penciptaan dirinya lalu darimanakah manusia mengetahui tujuan penciptaan dirinya?
Ibadah adalah pengabdian sepenuhnya agara hidup yang kita jalani sesuai dengan misi penciptaan, antara lain sebagai permimpin di muka bumi. Manusia diciptakan dalam tujuan ibadah ini untuk bisa mengelola alam sekitarnya agar berjalan sesuai dengan koridor penghambaan. Memang tidak mudah, namun juga tidak sulit sebab Tuhannya manusia telah membekali dengan pedoman hidup.
2. Pegangan Hidup
Pegangan hidup maksudnya bahwa anda telah memiliki satu pedoman dalam kehidupan ini. Pedoman ini akan menuntun anda, mulai saat anda bangun tidur, hingga anda tidur kembali setiap harinya selama 24 jam. Rutinitas kehidupan anda jalani seperti apa? mulai dari perkara makan minum, pakaian, ibadah ritual, pernikahan hingga urusan jual-beli dan urusan bermasyarakat lainnya, sudahkah anda memiliki pedoman? Perlu diketahui sobat bernas, bahwa pedoman hidup yang kuat adalah pedoman yang searah dengan tujuan hidup anda. Kuat karena kemampuannya membentuk anda menjadi manusia berprinsip teguh dalam menjani hidup, tidak mudah goyah apalagi terombang-ambing oleh opini apalagi trend masyarakat disekitar anda.
3. Komitmen
Ini adalah poin terakhir, yang menjadi faktor utama terealisasi atau tidaknya dua poin sebelumnya. Komitmen, bagaimanapun tidak terlepas dari kemauan yang kuat. Kemauan harus berwujud kesadaran terlahir sebagai Iman. Iman yang kuat bukan diperoleh dari warisan orangtua, namun dari proses berpikir secara mandiri yang membuat diri anda yakin-seyakinnya dengan pilihan hidup anda termasuk mengenai konsekuensi akhir kehidupan akhirat. Komitmen pada konsekuensi ini akan senantiasa menjadi penjaga anda dalam menuai perbuatan yang baik dan bermanfaat lingkungan disekitar anda, tanpa pamrih. Hanya ada satu pengharapan agar kelak di kehidupan akhirat mendapat pahala dan diganjar surga oleh Sang Pemilik alam semesta.
Demikian 3 hal yang akan menjadikan hidup anda menjadi lebih bermakna. Semoga bermanfaat.
