Close Menu
BERNAS.id
    Berita Terbaru

    Gerakan Indonesia Makmur Desak DPR Tolak ART, Fokus Lindungi Kedaulatan Ekonomi

    May 15, 2026

    Yogyakarta Tuan Rumah Kongres XV HIMPSI 2026, Ketua AWMI Dukung Kolaborasi Lintas Sektor untuk Ketangguhan Bangsa

    May 15, 2026

    Wakil Bupati Bantul Buka Fun Game Anniversary #2 SSB Panggungharjo

    May 15, 2026

    Pencuri Kabel Perusahaan di Palu Ditangkap Polisi

    May 15, 2026

    Huayan Robotics Memamerkan Solusi Pengelasan dan Otomatisasi di METALTECH & AUTOMEX 2026

    May 14, 2026
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    BERNAS.id
    • Home
    • Regional
      • Internasional
      • Nasional
      • Daerah
        • DK Jakarta
        • DI Yogyakarta
        • Jawa Tengah
        • Jawa Timur
    • Finance

      DIY Jadi Tuan Rumah Pembukaan Seleksi Calon Anggota Industri Kreatif Syariah (IKRA) Tahun 2026

      April 30, 2026

      Ninja Xpress Luncurkan Ninja Cross Border: Dari Indonesia ke Dunia

      April 26, 2026

      XPORIA 2026, Dorong Peran Bank Daerah sebagai Penggerak Ekonomi Ibu Kota

      April 22, 2026

      Bazar XPORIA 2026 Hidupkan Transaksi dan Dongkrak Omzet UMKM

      April 21, 2026

      Bidik ASN Pemprov DKI, Bank Jakarta Gelar XPORIA 2026

      April 20, 2026
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Karir
    • Lifestyle
    • Politik
    • Hukum
    • Other
      • Travel
      • Entertainment
      • Opini
      • Tokoh
      • Budaya
      • Religi
      • Lingkungan
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Desa
      • Beragam
        • Bernas TV
        • Citizen Journalism
        • Editorial
        • Highlight
        • Inspirasi
        • Press Release
        • GlobeNewswire
    • Channel Jakarta
    BERNAS.id
    Home»Finance»AAEI: Kebutuhan Analis di Pasar Modal Masih Tinggi
    Finance

    AAEI: Kebutuhan Analis di Pasar Modal Masih Tinggi

    Zaky Al HamzahBy Zaky Al HamzahDecember 22, 2017Updated:September 29, 2024No Comments
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email
    Share
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email

    JAKARTA, Bernas.id — Lembaga Standar Profesi Pasar Modal (LSPPM) menyelenggarakan wisuda 280 Tenaga Ahli Pasar Modal, di Main Hall Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (21/12/2017). Keberadaan para lulusan ini diharapkan membawa Industri Pasar Modal melangkah lebih maju dengan profesional yang kompeten di bidang masing-masing.

    Ke-280 lulusan ini untuk pemegang sertifikasi Certified Securities Analyst (CSA), Registered Securities Analyst (RSA), Registered Risk Associate, Certified Risk Professional (CRP) dan Certified Equity Sales (CES), Registered Investment Banker (RIB) dan Certified Investment Banker (CIB). Pada wisuda kali ini, tercatat pemegang profesi CRP sebanyak 182 orang. Kemudian pemegang sertifikasi RSA sebanyak 20 orang dan CSA 14 orang. Satu hal yang membanggakan adalah LSPPM berhasil menambah portofolio profesionalnya dengan meluluskan angkatan pertama CES sebanyak 14 orang, RIB sebanyak 23 orang dan CIB 27 orang.

    Menurut Ketua Badan Pelaksana LSPPM, Haryajid Ramelan, standar profesi merupakan wujud kompetensi yang dimiliki para profesional industri, termasuk pasar modal. Dengan profesional yang memiliki standarisasi profesi, kata dia, akan meningkatkan daya saing sumber daya manusia Indonesia. “Ini bukan hanya pekerjaan rumah bagi industri pasar modal namun bagi seluruh industri yang ada agar daya saing Indonesia meningkat,? ujar Haryajid, di sela acara wisuda kepada Harian Bernas.

    Hingga saat ini, jelas Haryajid, LSPPM telah meluluskan lebih dari 600 profesional di bidang pasar modal dan jumlahnya akan terus bertumbuh di masa yang akan datang. Haryajid yang juga selaku ketua Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) menyampaikan bahwa kebutuhan analis di Pasar Modal relatif masih sangat tinggi.

    Apalagi kebutuhan tersebut tidak lagi hanya di perusahaan efek maupun perusahaan manajer investasi. Pasalnya, lembaga keuangan, lembaga non-keuangan, serta perusahaan terbuka saat ini juga membutuhkan tenaga tenaga yang mampu mengerjakan pekerjaan dibidang Analisa Perusahaan. “Saat ini lulusan Certified Securities Analyst hampir sebagian bekerja diberbagai perusahaan dilingkungan Industri Jasa Keuangan,” ungkapnya.

    Sikap optimistis tersebut muncul karena penyelenggara pelatihan profesi di bidang pasar modal sudah semakin luas dengan terlibatnya beberapa perguruan tinggi pada beberapa propinsi di Indonesia. Belum lama ini Haryajid mengunjungi sejumlah perguruan tinggi untuk menjalin kerjasama. Apresiasi juga terlihat dengan hadirnya perwakilan perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), Asosiasi Profesi Pasar Modal Indonesia (APPMI), dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) pada acara wisuda di Gedung BEI, kemarin.

    Sedangkan, Ketua Umum Asosiasi Profesi Pasar Modal Indonesia (APPMI), Abi Hurairah Mochdi, menyatakan para pemegang sertifikasi ini telah melalui proses pelatihan dan ujian yang ketat. ?Mereka adalah para profesional dan calon profesional di industri pasar modal, dan akan membawa industri melangkah lebih maju dengan profesional yang kompeten di bidangnya, ? kata Abi yang juga Ketua Dewan Pengarah LSPPM.

    Sebelumnya, Asosiasi Profesi Pasar Modal Indonesia (APPMI) dan Lembaga Standar Profesi Pasar Modal (LSPPM) menyelenggarakan Wisuda kepada 76 Tenaga Ahli Pasar Modal, pada 6 Juli 2017. Mereka yang diwisuda adalah pemegang sertifikasi Certified Securities Analyst (CSA), Registered Securities Analyst (RSA), Registered Risk Associate, Certified Risk Professional (CRP) dan Compliance.

    Sementara itu, LSPPM sebagai perpanjangan tangan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) telah menyelenggarakan secara rutin ujian sertifikasi profesi di bidang pasar modal. LSPPM adalah lembaga standarisasi profesi yang menyelenggarakan sertifikasi bagi profesional di industri jasa keuangan khususnya di bidang pasar modal. 

    Saat ini, menurut Trainer LSPPM Deden Wahyudiyanto, LSPPM menyelenggarakan Uji Sertifikasi bagi Analis Efek, Manajemen Risiko, Kepatuhan, Analis Teknikal, Investment Banking, Manajemen Portfolio dan Equity Sales. Sebagai fasilitator bagi Asosiasi Profesi, LSPPM tidak hanya menyiapkan profesional yang handal sekaligus menambah jumlahnya di Indonesia.

    Share. Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email
    Zaky Al Hamzah

      Related Posts

      DIY Jadi Tuan Rumah Pembukaan Seleksi Calon Anggota Industri Kreatif Syariah (IKRA) Tahun 2026

      April 30, 2026

      Ninja Xpress Luncurkan Ninja Cross Border: Dari Indonesia ke Dunia

      April 26, 2026

      XPORIA 2026, Dorong Peran Bank Daerah sebagai Penggerak Ekonomi Ibu Kota

      April 22, 2026

      Bazar XPORIA 2026 Hidupkan Transaksi dan Dongkrak Omzet UMKM

      April 21, 2026

      Bidik ASN Pemprov DKI, Bank Jakarta Gelar XPORIA 2026

      April 20, 2026

      Gelar BUMD Leaders Forum, Pemprov DKI Perkuat Peran BUMD sebagai Pilar Ekonomi

      April 18, 2026
      Leave A Reply Cancel Reply

      Berita Internasional Terbaru

      Huayan Robotics Memamerkan Solusi Pengelasan dan Otomatisasi di METALTECH & AUTOMEX 2026

      May 14, 2026

      Green Building Initiative Mengumumkan Pengunduran Diri CEO Vicki Worden

      May 13, 2026
      Berita Nasional Terbaru

      Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa

      April 13, 2026

      Era Yuldi, Imigrasi Raup PNBP Rp10,4 Triliun

      April 2, 2026
      Berita Daerah Terbaru

      Gerakan Indonesia Makmur Desak DPR Tolak ART, Fokus Lindungi Kedaulatan Ekonomi

      May 15, 2026

      Yogyakarta Tuan Rumah Kongres XV HIMPSI 2026, Ketua AWMI Dukung Kolaborasi Lintas Sektor untuk Ketangguhan Bangsa

      May 15, 2026
      BERNAS.id

      Office Address :
      Jakarta
      Menara Cakrawala 12th Floor Unit 05A
      Jl. MH Tamrin Kav. 9 Menteng, Jakarta Pusat, 10340

      Yogyakarta
      Kawasan Kampus Universitas Mahakarya Asia,
      Jl. Magelang KM 8, Sendangadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55281

      Email :
      info@bernas.id
      redaksi@bernas.id

      Advertisement & Placement :
      +62 812-1523-4545

      Link
      • Google News BERNAS.id
      • Tentang BERNAS
      • Redaksi BERNAS
      • Pedoman Media Siber
      • Kode Etik
      • Verifikasi Dewan Pers BERNAS.id
      BERNAS.id
      Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
      • Google News BERNAS
      • Tentang BERNAS
      • Redaksi BERNAS
      • Pedoman Media Siber
      © 2015 - 2026 BERNAS.id All Rights Reserved.

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.