Bernas. id ? Seorang wanita memang tidak memiliki kewajiban untuk mencari nafkah. Wanita tugasnya adalah mendidik anak, merawat suami, dan mengurus rumah tangga. Di dunia ini terdapat dua jenis wanita, yaitu wanita yang selalu stand by di rumah, mengurus anak dan suami; dan wanita karir yang memiliki sebuah pekerjaan atau bisnis sehingga memiliki penghasilan sendiri. Tak ada yang salah dari kedua jenis wanita tersebut, dari pada sibuk menghujat sisi negatif dari kedua jenis tersebut, lebih berusaha untuk menjadi wanita yang tidak melupakan tugasnya dalam keluarga, tetapi memilki bisnis dan aktif dalam kegiatan positif. Menjadi seperti wanita seperti itu memang tidak mudah, namun harus siap sedia karena tak menutup kemungkinan terkadang hidup ini memberikan tantangan yang tak terduga. ketika seorang wanita tak lagi memiliki seorang pahlawan, yang selalu melindungi dan menafkahinya. Seorang wanita harus siap akan tantangan tersebut.
Menjadi seorang muslimah, penampilan boleh syar?i tapi jangan sampai potensimu tertutupi dengan tampilan syar?imu. Seorang muslimah harus memilki poin plus yaitu salehah, anggun, cerdas, luas pengetahuannya, dan mandiri. Maka insyaallah majulah suatu negera yang mayoritas wanitanya memilki poin plus seperti itu. Seperti yang diriwayatkan dalam suatu hadis bahwa, ?Sebaik-baiknya perhiasan dunia adalah wanita soleha, wanita adalah tiangnya Negara, apabila baik wanitanya maka baiklah Negara tersebut.?
Seorang muslimah berpotensi menjadi wonder woman yaitu dengan cara mandiri secara finansial. Mandiri finansial adalah mandiri secara keuangan, tidak bergantung pada orang lain. tidak hanya dalam hal finansial, tetapi juga kesabaran. Sabar dalam berproses merupakan kunci keberhasilan. Wanita yang mandiri bijak tidak akan pernah takut akan permasalahan-permasalahan yang dihadapi, karena dalam hatinya, ia selalu yakin bahwa Allah Maha Besar untuk semua masalah yang dihadapinya. Jika hidup sedang berada di bawah, maka tak gentar usahanya untuk memakmurkan dirinya dan manusia di sekitarnya. Karena ia yakin bahwa Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum sampai kaum itu merubah nasibnya sendiri.
Contoh muslimah mandiri adalah Khadijah, Siapa yang tak mengenal Khadijah? Istri pertama Rasulullah, seorang pengusaha yang kaya raya, yang selalu mendukung dakwah beliau hingga akhir hayatnya. Begitu besar peran Khadijah untuk perkembangan dakwah agama Islam.
Begitulah seharusnya seorang muslimah, selalu menebar kebaikan dalam setiap langkahnya, serta berperan untuk memandirikan umat. Tidak hanya menjalani peran dalam keluarga tetapi juga dalam masyarakat luas.
