Bernas.id – Setiap perputaran jarum jam, Anda pasti memiliki harapan. Meski hanya sekedar ingin pergi ke taman bunga untuk melihat koleksi bunga di sana. Harapan merupakan suatu keinginan untuk mewujudkan sesuatu sehingga tercapai tujuan yang dimaksud. Pada sebuah harapan, tentu kita punya perhitungan terhadap hal-hal yang kita butuhkan untuk mewujudkannya. Namun, tak dimungkiri bila perhitungan kita salah bahkan rencananya gagal..
Beberapa kejadian serupa tentu kerap menyapa kehidupan kita. Lalu bagaimana perasaan Anda? Kecewa? Perasaan kecewa itu pasti ada, tapi apakah dengan sebuah kekecewaan mampu mengubah takdir? Atau mengembalikan pada keadaan semula?
Sebagai seorang manusia, kita diberikan akal untuk berpikir. Kita manfaatkan karunia ini pada perkara yang baik. Kerena saat kita larut pada rasa kecewa, akal sehat tidak berfungsi dengan baik dan emosi susah dikontrol. Bila itu sering terjadi pada kita, bagaimana kabar masa depan? Kalian bisa mencoba tips jitunya di bawah ini:
Berprasangka yang baik kepada Allah
Hidup dan mati kita adalah kuasa Allah. Allah mengetahui kita melebihi kita sendiri. Mungkin ada maksud tertentu di balik kejadian itu. Karena tak sedikit hal yang tidak mampu terpikir oleh akal sehat. Namun, wajib kita yakini semua ini. So, nggak perlu pusing mikirin. Tersenyumlah!
Engkau perlu tahu, bahwa setiap peristiwa ada hikmahnya
Belajarlah dari pengalaman yang menurut kamu buruk. Cobalah melihatnya dari sudut pandang yang berbeda. Agar kamu tidak mengeluhkan keadaan yang menimpamu. Tapi kamu mampu bersyukur dengan pelajaran yang terkandung padanya.
Berlapang dada dengan takdir
Tidak semua takdir membuat kita bahagia. Pada hakikatnya, kehidupan itu berpasangan seperti susah dan senang, sedih dan bahagia, sempit dan lapang. Jauhi berkeluh kesah terhadap suatu ketetapan. Tentu kita tidak ingin mengotori hati hanya karena keinginan kita tidak tercapai. Maka dari itu, yakinlah bahwa Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik dari yang engkau harapkan.
Selamat mengarungi kehidupan yang lebih baik !
