Bernas.id – Cinlok, cinta lokasi memang lagi ngetrend. Dua orang bertemu di daerah yang sama ketika mereka sedang melakukan tugas bersama seperti syuting film, pelatihan atau ada proyek lepas. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan cinlok. Yang salah adalah orang yang terlibat cinlok itu ternyata sudah berpasangan dan mempunyai keturunan di daerah asal.
Awalnya sih pertemuan biasa, kemudian saling bercerita dan punya kesamaan hobi dan sifat, saling curhat tentang pasangan masing-masing, menemukan kecocokan dengan teman di lokasi dan akhirnya jatuh cinta.
Melupakan suami, istri bahkan anak-anak yang ada di rumah bahkan sampai tega menceraikan pasangan karena memilih pasangan cinlok, inilah bahayanya. Perselingkuhan ini bisa menjadi trauma bagi anak-anak dan pasangan yang setia menunggu di rumah.
Lantas apa yang harus dilakukan jika benih-benih cinta mulai hadir di lapangan?
- Selalu ingat bahwa Allah memperhatikan kita kapanpun dan di manapun kita berada. Ketika kita senantiasa menghadirkan Allah di setiap situasi, maka rasa suka pada teman di lokasi bisa ditekan. Ingat dosa dan neraka itu jauh menyeramkan dibanding kenikmatan cinlok.
- Selalu menjaga pandangan. Allah senantiasa memerintahkan hambaNya untuk menjaga pandangan agar tidak mendekati zina. Menjaga pandangan yang sudah dilakukan pada awal bekerja dapat mengusir benih-benih cinta lokasi.
- Ingatlah bahwa ada suami, istri bahkan anak-anak yang senantiasa menunggu di rumah dengan sabar. Bayangkan mereka gembira dan bahagia ketika menyambut pasangan atau orang tuanya pulang dari bekerja di tempat yang jauh. Merekalah yang seharusnya menjadi pusat kebahagiaan dan berkasih sayang.
- Jagalah hubungan dengan pasangan ketika berjauhan. Tetap berinteraksi dengan mesra, hangatkan suasana sehingga ada rindu membuncah yang mendorong kita untuk segera pulang ketika pekerjaan selesai.
Jauhi cinlok kecuali kita memang masih menjadi ?jomblowan? dan ?jomblowati?, kerugiannya jauh melebihi keuntungannya. Pikirkan sekali lagi daripada kita menjadi orang yang ?minus?.
Sumber inspirasi dari tulisan Wulansari tentang cinta lokasi.
