Bernas.id – Mager, malas gerak, memang asyik. Bersantai dengan menghabiskan sisa hari tanpa perlu memikirkan keadaan di sekeliling, wuiih, jempol lima!
Tapi mager menjadi tidak asyik kalau keterusan. Banyak ruginya loh!
Pertama, mager yang keterusan membuat kita rugi waktu. Berdiam diri tanpa mengerjakan sesuatu apapun yang bermanfaat, sementara waktu terus berjalan itu adalah sikap seorang looser. Sedang sebaik-baiknya manusia adalah yang menghargai waktu.
Kedua, banyak mager sangat tidak baik buat kesehatan baik fisik maupun mental. Mager menimbulkan dampak obesitas sampai kematian. Mager juga membuat orang suka melamun memikirkan sesuatu yang tidak baik.
Mager sesekali waktu, bolehlah. Tapi kalau mager sudah menjadi bagian dari gaya hidup, segera jauhi!
Ini tips agar mager segera terhindar dalam diri kita.
- Berusaha move on. Jika mager sudah lama menetap, ingatlah bahwa waktu terus berjalan. Segala persoalan tidak akan selesai hanya dengan berdiam diri kecuali ada keajaiban.
- Baca buku dan tulislah sesuatu yang bermanfaat. Membaca buku selalu bisa menambah ilmu. Agar ilmu tidak menguap sia-sia, tulislah! Dengan menulis, Insya Allah kita menjadi orang yang bermanfaat.
- Ubah mindset dari orang ?klemat-klemet? menjadi ?Aku muda, sehat, hebat dan manfaat.? Mager itu bikin pegal, jadi ucapkan sebanyak-banyaknya kalimat positif sebelum tidur dan sesudah bangun pagi, agar mindset mager tergantikan.
- Banyak minum air dan makan makanan sehat. Dengan banyak minum dan makan makanan sehat berserat, tubuh akan sering membuang racunnya. Usahakan cari toilet yang berada di lantai atas, agar sekalian berolahraga.
- Desain ulang kamar kita. Kamar yang nyaman bikin mager. Desain ulang kamar agar lebih cerah dan dinamis. Dengan begitu tubuh akan bergerak dan kamar menjadi bernuansa baru.
Masih mager? Ada satu lagi tips untuk beranjak dari kemalasan?Jangan mager!
