Bernas.id – Enterpreneur atau kewirausahaan menurut Thomas W. Zimmerer adalah ?Penerapan kreativitas dan keinovasian untuk memecahkan permasalahan dan upaya memanfaatkan peluang-peluang yang dihadapi orang setiap hari.? Tidak semua orang mampu menjadi entrepreneur, walau semua orang memiliki peluang yang sama. Untuk menumbuhkan jiwa entrepreneur pada diri seseorang harus dimulai dengan tekad yang kuat. Tekad yang kuat merupakan pondasi dasar yang harus dimiliki untuk membangun sebuah usaha, dengan adanya tekad yang kuat tak akan mudah goyah terhadap halangan dan tantangan yang harus dilalui dalam menjalankan usaha.
Salah satu kegiatan entrepreneur yang biasa dilakukan yaitu dengan menggabungkan dengan kegiatan social atau dikenal dengan istilah sociopreneur. Sociopreneur merupakan kegiatan entrepreneur berbasis bisnis dengan menjadikan misi utama untuk menciptakan dampak sosial bagi masyarakat dalam meningkatkan tarap hidup dan kesejahteraan masyarakat. Jadi secara sederhana sociopreneur dikatakan sebagai bentuk ideal dari kegiatan sosial atau usaha yang berbasis sosial.
Jenis sociopreneur yang dapat dijalankan sangat beragam dan bisa dimulai dari hal yang sangat disukai mulai dari lingkungan, kesehatan sampai pendidikan. Dengan cara mencari jalan agar usaha yg dirintis dapat bermanfaat bagi masyarakat. Manfaat sociopreneur menurut Asmani 2011 adalah meningkatkan kesempatan kerja, memberikan inovasi dan kreasi dalam menawarkan solusi masalah sosial, modal sosial yang tak ternilai harganya dan peningkatan kesetaraan.
Menjadi sociopreneur dibutuhkan keihlasan dan kesadaran dari hati nurani dan tekad yang kuat. Sociopreneur dapat dimulai memfokuskan minat dan jeli memilih masalah sosial apa yang terjadi dan bagaimana memilih jenis usaha yang relevan dengan kasus sosial. Kemudian mengumpulkan energi dan mencari rekan yang memiliki satu misi untuk dapat bekerja sama, dilanjutkan dengan pencarian modal dan konsisten dalam menjalankan.
