Bernas.id – Pameran teater kembali digelar untuk memperingati ulang tahun Megawati Soekarno Putri yang ke-71. Pementasan ini dilaksanakan di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.
Kejadian yang sempat panik karena gempa itu dilanjutkan kembali setelah adanya gempa. Beberapa tamu undangan yang hadir merasa terpukau dan terhibur karena teater garapan Agus Noor ini.
Sebenarnya, apa saja kejadian penting di teater hasil usulan Butet Kertaradjasa ini? Yuk, disimak!
Nama teater diambil dari salah satu nilai Ibu Megawati
Nama teater khusus ulang tahun Presiden RI ke-5 ini adalah Satyam Eva Jayate. Sebuah semboyan dari Bahasa Sansekerta yang berarti ?hanya kebenaran yang berjaya?. Cocok sekali dengan nilai Ibu Megawati yang selalu meneguhkan pendirian meskipun bicaranya tidak banyak. Menurut Jusuf Kalla, Ibu Mega adalah sosok yang patut dihormati karena pendirian teguhnya.
Diperankan seniman senior
Seniman senior Butet menjadi pemimpin dalam ajang pementasan ini. Selain Butet, terlihat Sudjiwo Tejo sebagai raja, Happy Salma sebagai permaisuri, Luluk Sumiarso sebagai adipati, Marwoto sebagai patih, dan Susilo 'Den Baguse Ngarso' Nugroho yang berperang sebagai asisten patih. Inayah Wahid juga ambil bagian memerankan Mbok Emban.
Berisi Sindiran Politik
Teater Satyam Eva Jayate ternyata bukan teater biasa. Dikemas secara apik, teater ini seakan menyambung lidah rakyat mengenai masalah yang saat ini muncul di Indonesia. Rubuhnya museum bahari, pembangunan infrastruktur, isu pilkada, anekdot figur politik, dan kejadian lain di tanah air ikut menyindir pemerintahan Indonesia. Tentunya, dalam karya seni ini, pemeran ingin membuka mata para politikus Indonesia agar tetap bertindak adil dan tidak melupakan kebenaran.
Cerita Kejamnya Ibukota
Salah satu segmen yang membuat Jokowi ngakak adalah dialog ibukota yang berbunyi begini:
“Sekejam-kejamnya ibu tiri masih lebih kejam ibu kota, misalnya pilkada,” kata Adipati Susilo dalam adegan yang membuat bahu Jokowi meledak-ledak.
Beberapa kejadian lucu dan penuh nasionalisme dihembuskan oleh sutradara ke teater spesial khusus ulang tahun Ibu Megawati ini. Tentunya, masyarakat sangat berharap isi teater diserap tamu undangan -yang kebanyakan adalah pemangku kebijakan- dengan baik, sehingga tujuan Indonesia maju akan tercapai.
