Bernas.id – Pilkada sebentar lagi akan serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia. Pemilihan kepala daerah diselenggarakan untuk memilih siapa yang akan memimpin suatu daerah untuk masa jabatan lima tahun ke depan. Sebagai warga negara yang baik, kamu harus ikut berkontribusi untuk memberikan hak suara, Guys.
Berkontribusi untuk memberikan hak suara adalah suatu bentuk keikutsertaan kita sebagai warga negara untuk masa depan negara tercinta. Kenapa? Karena ikut memberikan hak suara, diharapkan dapat memberikan perubahan bagi Negara, baik itu dalam hal pembangunan infrastruktur, pembangunan ekonomi, atau pembangunan sumber daya.
Suara yang kamu gunakan dalam Pilkada nanti, bisa menentukan masa depan negara melalui pemimpin yang amanah. Jadi, kamu harus benar-benar mantap untuk memilih siapa yang akan menjadi pemimpin yang bisa dan mampu diberi amanah dari rakyat. Nah, adapun tips-tips yang bisa kamu lakukan untuk menentukan pemimpin yang baik dan amanah.
Pertama, kamu harus mengenal sosok pemimpin yang akan kamu pilih, Guys. Mengetahui siapa yang akan menjadi pemimpin akan memudahkan kamu dalam memberikan hak suara. Bagaimana caranya bersikap, caranya bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya, bagaimana kepribadian yang dimiliki, prestasi apa saja yang sudah dicapai, dan sejarah hidupnya.
Kedua, lihat visi dan misi yang ingin dicapai. Visi di sini adalah tujuan yang ingin dicapai ketika menjabat nanti, dan misi adalah cara mencapai tujuan tersebut. Perlu ketelitian yah, untuk menentukan hal ini. Jangan sampai kamu salah menentukan.
Ketiga, pilihlah pemimpin yang dapat dipercaya. Memilih pemimpin yang bisa diberi amanah berupa tanggung jawab besar adalah suatu hal yang termasuk keputusan terberat, loh. Saat pilihan terpilih sudah duduk di kursi jabatan, tetapi tidak amanah, maka kita yang memilih akan ikut menanggung dosa. Kenapa? Karena pemimpin adalah dia yang mampu merangkul dan memberikan contoh yang baik bagi pengikutnya untuk mencapai tujuan bersama. Nah, jika pemimpin yang dipilih salah, maka otomatis akan memberikan contoh yang tidak baik bagi pengikutnya, karena membawa kepada jalan yang salah. Apalagi sampai merugikan orang banyak.
Keempat, pemimpin yang dipilih harus mampu bersikap adil. Pilihlah pemimpin yang kamu rasa mampu bersikap adil. Ketika menjabat, bisa memutuskan sesuatu dengan benar tanpa ada unsur menyakiti pihak lain. Terutama, tetap bisa sayang kepada mereka yang mungkin tidak memberikan hak suara kepadanya.
Kelima, kamu harus mempertimbangkan kembali pilihan yang akan kamu beri hak suara. Mantapkan hati untuk memilih yang amanah dalam mengemban tugas di masa yang akan datang.
Yuk, berikan hak suaramu, Guys. Datanglah ke KPU terdekat, dan mencobloslah. Tindakanmu merupakan suatu bentuk rasa menghargai kepada mereka yang sudah mencalonkan diri, dan tentu memberikan kesempatan bagi mereka yang amanah dan cerdas untuk bisa memimpin daerah.
