Bernas.id – Maraknya arus informasi dan teknologi merupakan tren di era abad dua puluh satu ini. Seluruh belahan dunia, sama-sama menghadapinya, karena ketika tidak mau menghadapinya bisa-bisa negara tersebut menjadi terpencil dan tidak mengalami kemajuan. Berbagai macam alat canggih diciptakan oleh manusia untuk memudahkan kesehariannya. Mulai dari alat-alat telekomunikasi, alat memasak, mesin cuci, mesin tekstil, dan lainnya. Yang dengannya pekerjaan manusia sehari-hari dapat dilakukan dengan mudah.
Dalam hal ini tidak terlepas dari pengaruh westernisme yang mempengaruhi kebudayaan dan kebiasaan kita. Bidikan pertama kali yang diserang adalah pemuda, karena pemuda yang masih memiliki pemikiran yang segar mampu dengan mudah menerima perubahan dan kebudayaan lain. Memang kita tidak dapat mengelak bahwa kecanggihan teknologi dan informasi memberikan dampak positif bagi manusia. Namun, di lain sisi dengan kemajuan teknologi informasi manusia modern mulai memunculkan sikap materialismenya, hedonismenya, pragmatisme, dan sekularisme. Tentu sikap-sikap ini menjadi akibat dari kemajuan teknologi informasi.
Sebenarnya tidak ada larangan untuk ikut andil dalam menggunakan teknologi informasi, namun kita haruslah pandai-pandai memilih dan memilah mana yang baik buat kita dan mana yang tidak. Jika upaya filterisasi dilakukan, tentu sikap-sikap yang tidak sesuai dengan diri kita dapat kita kendalikan.
