Bernas.id – Sebagaiamana dikutip dalam Alquran, surat Adz-Dzariyat ayat 56 bahwa Allah menciptakan manusia dan jin hanya untuk beribadah kepada-Nya. Sudah sepatutnya manusia mengabdikan dirinya untuk beribadah kepada Allah, karena manusia adalah hamba-Nya. Seorang hamba ialah orang yang mengabdikan dirinya secara total hanya untuk Allah. Kenapa manusia harus mengabdikan dirinya kepada Allah? Karena itulah tujuan penciptaan manusia. Manusia harus melakukannya secara sadar karena ia telah dilengkapi dengan akal yang dapat membantunya untuk menentukan baik atau buruknya suatu perkara.
Allah telah memberikan potensi kepada manusia. Manusia harus bisa menggunakannya secara baik. Karena jika potensi tersebut tidak bisa digunakan, maka potensi tersebut hanya akan terpendam dan tidak keluar. Dan tetaplah berpikir positif dalam menjalani segala hal. Karena apa yang kita pikirkan adalah diri kita. Dengan berfikir positif akan membuat hidup terasa sangat ringan untuk dijalani dan merasa sangat menyenangkan. Hidup itu bukan tentang bagaimana menerima sesuatu dari orang lain melainkan bagaimana memberikan manfaat kepada orang lain.
Ingat, ilmu itu bukan hanya diperoleh ketika kita fokus mendengarkan pengetahuan atau wawasan yang dipaparkan oleh orang lain. Ilmu dapat diperoleh dari mana saja. Dengan kita memberikan apa yang kita pahami itu juga termasuk mencari ilmu.
Kehidupan di dunia hanya sementara dan setiap manusia hanya dapat merasakan satu kali. Maka buatlah hidup kita berwarna dan berarti dengan banyak berbagi terhadap sesama. Jangan menyibukkan diri kita dengan mengurusi urusan orang lain. Kita mempunyai tanggung jawab yang besar yaitu menebar kebaikan di muka bumi dengan rasa ikhlas dan syukur. Hidup di dunia hanya sekali buatlah semuanya berarti.
