Bernas.id ? Setelah mengetahui cara-cara memilih teman, maka yang harus diperhatikann adalah hak-hak persahabatan. Apabila telah terjalin persahabatan maka ada beberapa hal-yang perlu diperhatikan:
1. Lebih mengutamakan teman dalam urusan harta. Rasulullah adalah contoh tauladan terbaik dalam hal ini. Ketika dihidangkan makanan maka yang beliau lakukan adalah memberikannya terlebih dahulu terhadap para sahabat, ketika sahabat sudah kebagian semua maka baru Rasulullah memakannya.
Makanya pernah terjadi ketika seorang wanita Yahudi membawa jeruk kepada Rasulullah. Tidak seperti biasa Rasulullah hanya memakannya sendiri tanpa menawarkan apalagi memberinya kepada para sahabat. Maka ketika wanita Yahudi tersebut telah pergi meninggalkan Rasululah, langsung para sahabat bertanya kenapa beliau tidak menawarkan terlebih dahulu kepada mereka. Ternyata beliau dengan senyum simpul menjelaskan bahwa beliau tidak mau mengecewakan wanita tersebut dan menyakitinya. Karena jika para sahabat tahu rasa jeruk tersebut, Rasululah khawatir mereka memarahi wanita Yahudi tersebut.
Padahal memang wanita tersebut sengaja agar Rasulullah marah, namun ternyata Rasulullah itu akhlaknya begitu agung, sehingga seolah tidak terjadi apa apa untuk menyenangkan hati wanita tersebut. Kemudian, ketika mendapatkan harta rampasan perang pun, Rasulullah mengutamakan para sahabat. Beliau hanya mengambil seperlunya saja.
2. Segera memberi bantuan tenaga ketika teman sedang memerlukannya tanpa diminta. Seorang sahabat yang baik akan senantuasa empati terhadap temannya tanpa diminta. Maka cukuplah menjadi ujian bagi kita, apakah sahabat itu baik atau tidak ketika kita mempunyai pekerjaan apakah teman kita membantu atau cuek. Jika kita mendapati teman sedang memerlukan pertolongan maka kita pun jangan sampai menunggu dipinta namun segera membantunya.
3. Menyimpan rahasia teman. Teman adalah orang yang begitu dekat dengan kita hingga terkadang terbiasa menyimpan rahasianya kepada kita. Nah untuk itu kita harus bisa menjaga rahasia teman yang dititipkan kepada kita. Jangan sampai kita menjadi teman yang berkhianat sehingga dapat meruusak pertemanan kita.
4. Menutupi cacat yang ada pada diri teman. Jika mendapati suatu cacat pada diri teman kita maka hendaknya sedapat mungkin melindunginya jangan sampai tersingkap, apalagi ketika kita yang menyebarkannya. Naudzubillah min dzalik. So jadilah teman yang menjadi pakaian bagi teman kita. Karena biasanya jika kita ingin tahu seseorang maka lihatlah temannya.
5. Tidak memberitahukan kepada teman tentang perkataan negatif tentang dirinya. Jika kita mendfapati orang lain yang menjlekkan teman kita maka sedapat mungkin kita pun menjaganya jangan sampai dia tahu agar hatinya tenang tidak tersakiti dan terganggu karena perkataan tersebut.
6. Selalu menyampaikan pujian orang lain kepada teman. Nah jika perkataan jelk kita sembunyikan maka sebaliknya perkataan manis tentang sahabat kita hendaknya disampaikan. Tujuannya adalah agar dapat menyenangkan hatinya.
7. Mendengarkan dengan baik ucapan teman, ketika dia sedang berbicara. Bersahabat adalah rela menjadi pendengar yang baik. Jika teman kita berbicara maka alangkah baiknya kita mendengarkan dengan cermat dan penuh perhatian.
8. Menghindari perdebatan dengan teman. Dalam kehidupan pasti ada hal yang kita kurang setuju namun ketika itu terjadi dengan teman kita maka hendaknya menghindari perdebatan. Ini adalah cara agar persahabatan kita langgeng dan tidak menyakiti teman atau sahabat kita.
9. Memanggil teman dengan panggilan yang paling disukai. Panggilan adalah doa ,maka ketika kita memnggil teman kita pun hendaknya dengan panggilan yang baik atau dewngan panggilan yang disukainya.
10. Memuji kebaikan teman. Jika teman kita berbuat baik maka hendaknya kita menghargainya dengan cara memujinya sebagai wujud terima kasih kepadanya. Demikian diantara tata cara kesopanan dalam bersahabat.
