Bernas.id – Antibiotik dianggap sebagai obat yang mujarab, dan bisa menekan ataupun membasmi pertumbuhan bakteri. Pemberian antibiotik tidak boleh sembarangan diberikan, melainkan harus menggunakan resep dari dokter. Tidak hanya itu saja, penggunaan antibiotik juga diberikan hanya untuk infeksi bakteri. Pemberian antibiotik harus dihabiskan sesuai dosis walaupun keadaan sudah mulai baikan. Karena, jika pemakaiannya sembarangan akan mengakibatkan kuman atau bakterinya bertambah kuat dan kebal, dan antibiotik tidak mempan lagi.
Antibiotik ditemukan pertama kali oleh Alexander Fleming pada tahun 1928 yang bernama penisilin.sejak saat itu, beracam-macam jenis banyak ditemukan. Namun, bakteri juga tak mau kalah, mereka juga berevolusi, menjadi lebih tahan terhadap antibiotik.
Untuk pertama kalinya WHO mengeluarkan daftar 12 bakteri yang paling berbahaya dan dikhawatirkan tidak bisa disembuhkan dengan antibiotik. Daftar bakteri dikelompokkan menjadi 3 yaitu prioritas menengah, tinggi dan kritis.
Kelompok bakteri kritis adalah bakteri kebal multi obat yang mengancam di rumah sakit dan rumah jompo. Bakteri alam kelompok ini menyebabkan infeksi berat dan mematikan, misalnya saja pneumonia dan infeksi darah.
Bakteri kebal obat lain yang terus meningkat adalah yang membutuhkan prioritas medium dan tinggi, yang menyebabkan penyakit seperti gonorea dan keracunan makanan akibat Salmonella. Yuk, simak apa saja bakteri yang jadi momok yang ditetapkan oleh WHO.
Tiga bakteri dalam prioritas kritis:
–Acinobacter baumannii, carbapenem-resistant
–Enterobacteriaceace, carbepenem resistant, ESBL-producing
–Pseudomonas aeruginosa, carbapenem resistant
Enam bakteri dalam prioritas tinggi:
–Salmonella Typhi, fluoroquinolone-resistant
–Enterococcus faecium, vancomycin-resistant
-Staphylococcus aureus, methicillin-resistant, vancomycin-intermediate and resistant
-Helicobacter pylori, clarithromycin-resistant
-Beberapa spesies Campylobacter, fluoroquinolone-resistant
-Neisseria gonorrhoeae, cephalosporin-resistant, fluoroquinolone-resistant
Tiga bakteri dalam prioritas menengah:
-Stretococcus pneumoniae, penicillin-non-susceptible
-Haemophilus influenzae, ampicillin-resistant
–Beberapa spesies Shigella, fluoruquinolone-resistant.
Nah, sekarang mulailah berhati-hati menggunakan antibiotik, dalam penggunaanya harus dengan resep dokter, ya.
Semoga bermanfaat.
