Bernas.id – Kantuk bisa dirasakan oleh siapapun, baik orang yang genius sekaligus orang yang malas. Kantuk akan datang apabila badan sudah tidak sanggup untuk melakukan aktivitas apapun, terkadang kantuk menyerang pada siapun dan dimanapun pada setiap orang. Tidak sedikit gara-gara mengantuk orang itu bisa meninggal.
Banyak sekali obat-obatan dan minuman supaya terjaga dari kantuk, namun itu semua hanya bersipat semu sehingga jika efeknya sudah hilang maka kantuk akan muncul kembali. Kemunculan kantuk sangat unik, kadang-kadang saat makan banyak maka rasa kantuk tiba-tiba muncul, sebab itu semua karena karbohidrat yang berlbihan dalam tubuh kita sehingga menjadi lemak jenuh.
Apakah kalian pernah merasakan kantuk juga? Jika pernah maka hati-hati lah, dan hendaklah beristirhat. Dengan istirahat kita bisa pulih kembali dengan sedia kala. Bahkan ketika kita sedang beribadah pun apabila sedang kantuk maka kita harus menghentikannya. Sepertinya yang diriwayatkan oleh Aisyah Radhiallahu an?ha bahwasanya Rasulullah saw bersabda, ?jikalau seseorang dari engkau semua mengantuk dan ia sedang bersembahyang, maka baiklah ia tidur dulu, sehingga ia hilang kantuk tidurnya. Sebab sesungguhnya seseorang dari engkau semua itu jikalau bersembahyang sedang ia mengantuk, maka ia tidak tahu, mungkin ia memulai memohonkan pengampunan kepada Allah, tetapi ia lalu mencaci maki dirinya sendiri.? (Mutafaq a?laih).
Keterangan hadis tersebut sudah jelas bahwasanya sedang mengantuk dalam beribadah maka kita harus istirahat dulu. Kehati-hatian beribadah harus kita jaga, jangan sampai menjadi buah simalakama untuk kita sendiri. Jaga tidur kita supaya bisa melakukan salat sunah dengan tidak keadaan mengantuk. Pola tidur sehat akan membuat tubuh kita nyaman, dan segar dalam melakukan aktivitas apapun. Hindari begadang, sesungguhnya seperempat malam itu untuk jatah kita memohon ampun kepada Allah swt.
