DEPOK, Bernas.id — Mengawali tahun 2018, Millennials Motion (MIMO) resmi launching pada Sabtu, 13 Januari 2018 di Code Margonda, Depok Town Square (DTC), Kota Depok, Jawa Barat. Selain peluncuran MIMO, acara ini sekaligus membuka kegiatan perdananya yaitu Seminar bertema “Shape Your Future”. Pada launching tersebut turut hadir Dedy Sitorus, seorang penulis buku berjudul Senada Bahasa, Nenny Makmun (penulis buku) dan Nyuwan (perwakilan Penerbit Buku Azkiya Publishing).
Founder MIMO sekaligus Chief Executif Officer (CEO), Aristha J. Kusuma, menjelaskan MIMO berdiri sebagai pusat pelatihan pemberdayaan diri, di antaranya Neuro-Linguistic-Programming (NLP), Hypnotherapy, Coaching dan Public Speaking. Organisasi ini digagas dan dikelola langsung oleh lima anak muda generasi milenial. “Siapapun bisa sharing bersama kami di MIMO. Apabila teman-teman punya skill dibidang bisnis, kita bisa bahas bisnis,” ujar Aristha, pada launching MIMO, Sabtu (13/1/2018).
Salah satu program unggulan MIMO adalah Komunitas Ngobrol Pintar (Ngopi). Pengurus dan member bisa berbagi pengalaman, ilmu dan berdiskusi bersama di ajang tersebut. Dalam balutan diskusi, Ngopi akan dilaksanakan setiap satu bulan sekali. Tema yang diangkat dalam pembahasan berbeda-beda. ?Acara Ngopi selanjutnya akan dilaksanakan pada tanggal 17 Februari 2018 dengan tema 'Writing'. Pastinya pembahasannya akan menarik sekali apalagi yang bicara nanti adalah penulis profesional.? ujar Aristha, memberikan bocoran kegiatan selanjutnya.
Chief Information Officer (CIO) MIMO, Veronika Dina Maryani, menambahkan MIMO Mengusung motto “Learning, Growing, Collaborating”. Artinya mengajak masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda untuk belajar bersama, bertumbuh menjadi pribadi yang lebih peduli dan peka terhadap lingkungan. Serta membuat generasi milenial saling berkolaborasi dengan saling bertukar pikiran, berbagi ilmu dan pengalaman.
Fokus MIMO, ujar dia, adalah membuat generasi muda yang lebih hebat. Indonesia butuh generasi yang bukan sekedar wacana. Butuh generasi yang siap beraksi sesuai dengan aturan dan norma yang berlaku. Sudah saatnya generasi muda bersatu dan saling bergotong royong membangun Indonesia. “Maka itu, MIMO ingin membangun generasi muda yang berdaya dan berkarakter sebagai salah satu misi besar,” terangnya. ?Saatnya yang muda Berjaya!? tutur Veronika, saat membakar semangat peserta seminar.
Berdirinya MIMO dengan program yang menarik menjadi salah satu upaya besar yang dihasilkan dari lima orang generasi muda yang usianya bahkan belum menginjak 23 tahun. Aristha dinobatkan sebagai The Youngest Coach & NLP Trainer. Usianya baru genap 19 tahun. Selain MIMO, Aristha memang sudah bergelut dalam dunia training. Ia sudah lebih dulu menjadi CEO Young & Brave Academy. Aristha juga sudah menulis empat buku motivasi, salah satunya adalah berjudul 'Menjadi Pelajar ++ “. Penjualan buku ini sangat laris di pasaran.
Kemudian ada Ainul Basyir sebagai Chief Operational Officer MIMO, Meiky Pradhika menjabat Chief Financial Officer MIMO, Veronika Dina Maryani sebagai Chief Information Officer MIMO, dan Innocentia Magda (Junior Manager). Kelimanya merupakan mahasiswa Universitas Gunadarma. Aristha, Ainul dan Dhika merupakan mahasiswa Fakultas Psikologi, sedangkan Veronika dan Innocentia merupakan mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi.
MIMO baru digagas sekitar bulan Desember 2017, dan akhirnya launching beberapa hari yang lalu. Seminar 'Shape Your Future' menjadi pembuka kegiatan MIMO. Awal tahun menjadi momen yang tepat untuk membuat resolusi dan tujuan yang akan kita capai selama kurun waktu satu tahun kedepan.
MIMO, kata Aristha, mencoba membantu teman-teman yang merasa belum maksimal dalam membuat dan menjalan resolusi juga yang masih hilang arah dalam menjalani hidup. Seminar Shape Your Future menjadi seminar yang sangat dinantikan. Hal ini dibuktikan dari peserta yang beragam. Peserta datang dari berbagai kota, Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Seminar dibawakan langsung oleh Aristha J. Kusuma, CEO MIMO. Sebagai seorang trainer muda profesional, Aristha memandu peserta tentang bagaimana cara membuat resolusi, hal apa yang tidak harus dikerjakan, juga hal-hal lain. Peserta diminta untuk membuat list (daftar) hal apa saja yang akan dilakukan dan diharapkan bisa menjadi resolusi yang dapat terealisasi. ?Semoga semakin sukses, semakin berjaya, dan bisa merubah generasi bangsa Indonesia,? kata salah satu peserta seminar, Andi Nur Rahma. Kedepannya, MIMO akan memberikan inspirasi dan mengajak generasi muda untuk maju bersama menjadi generasi yang hebat. Saatnya yang muda berjaya!