Bernas.id – Tahun 2017 telah ditinggalkan dan sekarang memasuki babak baru di tahun 2018. Banyak yang antusias menyambutnya dengan membuat berbagai macam rencana atau target yang sering disebut resolusi. Banyak juga yang memilih untuk mensyukuri apa yang sudah diperoleh di tahun 2017 dan berharap lebih baik di tahun 2018.
Ada yang menulis resolusinya di buku pribadi atau kertas kosong dan hanya diketahui oleh dirinya sendiri. Ada juga yang mengumumkan resolusinya di media sosial seperti yang banyak bermunculan di linimasa facebook.
Pertanyaannya adalah seberapa penting membuat resolusi di tahun baru?
Membuat resolusi itu sesuatu yang mudah karena hanya sebuah rencana atau target. Yang terpenting adalah bagaimana pelaksanaannya dan tanggung jawab kita merealisasikan resolusi tersebut. Hanya akan menjadi pepesan kosong jika resolusi itu dibuat tanpa keinginan yang kuat untuk mewujudkannya.
Bagaimana agar resolusi yang kita buat menjadi sesuatu yang sangat penting dan berarti buat kita untuk diwujudkan menjadi hasil nyata, ini langkah-langkahnya:
Motif yang kuat
Seberapa penting resolusi tersebut buat diri kita. Hal baik apa yang akan kita peroleh seandainya terwujud dan hal buruk apa seandainya tidak terwujud. Kalau kita tidak merasakan hal buruk seandainya tidak terwujud maka motifnya menjadi kurang kuat sehingga kita memgejarnya tidak sepenuh hati.
Hukuman
Harus diciptakan sebuah hukuman atau denda seandainya kita tidak mampu mewujudkannya sehingga resolusi itu sifatnya menjadi wajib. Hukuman atau denda sifatnya harus yang membuat kita merasa berat atau kehilangan dan ada nilai positifnya. Contoh : Seandainya resolusi ini tidak terwujud maka di tahun berikutnya saya akan menyumbangkan 70% gaji tiap bulannya untuk kegiatan sosial.
Strategi yang jelas
Resolusi boleh muluk-muluk, target boleh setinggi langit tapi jika kita tidak memiliki strategi yang jelas untuk mencapainya hanya akan menjadi mimpi di siang bolong, buang-buang waktu.
Konsisten
Resolusi yang telah dibuat harus konsisten, jangan sampai di tengah jalan diubah karena merasa ketinggian atau hasilnya masih jauh dari harapan. Maka dibutuhkan evaluasi tiap bulannya agar selalu ada perbaikan diri dalam mengejar target yang kita tetapkan.
Yakin 100%
Kita harus yakin 100% kalau perlu 1000% bahwa resolusi yang dibuat akan terwujud. Kalau keyakinannya setengah-setengah pastinya tidak akan terealisasi dan hanya akan melahirkan kekecewaan pada diri sendiri.
Jika 5 hal di atas tidak Anda miliki, lebih baik tidak usah buat resolusi, jalani saja apa adanya.
