Bernas.id – Berkesempatan mengelilingi Indonesia sebagai pembicara sangat menyenangkan. Tidak hanya menyampaikan materi, ada bonus yang disiapkan oleh penyelenggara. Mulai dari penginapan, penjemputan kedatangan, bahkan mengunjungi tempat wisata. Tapi jangan cepat puas, sebagai pembicara, tentu Anda diharapkan dapat menyatu dengan audiensi. Tiga pemaparan berikut mampu melancarkan aksi Anda di hadapan audiensi:
1. Pelajari Budaya Daerah Tujuan
Setiap daerah memiliki khas masing-masing. Hal ini terlihat melalui bahasa, kebiasaan masyrakat dan makanan khas. Misalnya, Anda berkesempatan menjadi pembicara mengenai literasi di Surabaya. Hampir seluruh kelurahan di Surabaya, menyediakan fasilitas Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Ajak peserta untuk tergugah semangatnya dalam bidang literasi. Jangan lupa, selipkan ajakan untuk bermanfaat bagi sesama.
2. Baca Koran Lokal
Setiap daerah berlomba-lomba mengembangkan berbagai sektor lini kehidupan. Semua pemberitaan mengenai hal tersebut telah terangkum rapi di dalam koran tersebut. Sebagai pembicara, Anda bisa menyelipkan sesuatu yang menjadi perbincangan saat ini. Pastikan berita yang Anda baca, memiliki keterkaitan dengan materi yang akan Anda sampaikan. Misalnya, Anda akan menjadi pembicara dalam seminar kebangsaan dengan tema ?Generasi Muda Cerdas Memilih?. Anda dapat menyisipkan informasi mengenai aksi remaja pada daerah tersebut yang telah berpartisipasi dalam pemilihan jabatan tertentu.
3. Dialog dengan Panitia Penyelenggara
Tidak bisa dimungkiri, jadwal pembicara sangat terbatas. Tak jarang, pembicara tidak punya cukup waktu untuk menggali dua hal di atas. Berbincang santai dengan panitia penyelenggara dapat menjadi solusi untuk mengenal karakter audiensi. Waktu yang singkat bisa dimanfaatkan untuk menanyakan keadaan di sekitar lokasi sekaligus menanyakan urutan kegiatan.
Mengetahui budaya lokal dapat menciptakan keakraban antara audiensi dan pembicara. Pastikan, Anda mengikuti berita daerah tujuan dan manfaatkan momen berbincang dengan pihak penyelenggara. Menyatulah dengan kami, maka kami akan terkesima.
