Bernas.id – Berhutang menjadi salah satu solusi seseorang ketika mengalami kesulitan keuangan. Namun, ada juga orang berkecukupan tetap berhutang untuk mencapai suatu tujuan. Memang, tidak ada yang salah dengan berhutang. Namun, jangan sampai berhutang menjadi sebuah hobi atau keterusan.
Hutang memiliki bahaya tersendiri loh, di antaranya menimbulkan perasaan gelisah. Ketika uang sudah digunakan untuk membayar keperluan kita, maka otak harus berpikir keras untuk mengembalikan uang. Begitupun yang menghutangi akan gelisah jika tak kunjung dikembalikan. Di sini, kejujuran dan kerja keras si penghutang diuji, apakah dia bisa tepat waktu atau justru mencari alasan agar diberi kelonggaran waktu.
Sebenarnya berhutang banyak bahayanya, apa saja? Yuk kita simak.
1. Hutang menyebabkan kebanyakan orang tidak jujur
Meski berhutang tidak berdosa, namun Nabi Muhammad SAW mengatakan, orang yang berhutang biasanya apabila berbicara berdusta dan apabila berjanji mengingkari. Dengan begitu, berhutang membuat seseorang melakukan dosa-dosa seperti dusta dan ingkar janji.
?Ya Tuhanku! Aku berlindung diri kepada-Mu dari berbuat dosa dan hutang. Kemudian ia ditanya: Mengapa Engkau banyak minta perlindungan dari hutang ya Rasullullah? Ia menjawab: karena seseorang kalau berhutang, apabila berbicara berdusta dan apabila berjanji menyalahi.? (Riwayat Bukhari)
2. Dosa-dosa tidak akan diampuni sampai hutangnya selesai
Diriwayatkan dari Abu Qatadah radhiallaahu ?anhu dari Rasullullah SAW bahwasanya seseorang bertanya: ?Bagaimana menurut Rasul jika aku terbunuh di jalan Allah, apakah dosa-dosaku akan diampuni??
Beliau pun menjawab: ?Ya, dengan syarat engkau sabar, mengharapkan ganjaran, maju berperang, dan tidak melarikan diri, kecuali hutang. Sesungguhnya Jibril ?alaihissalam baru memberitahuku hal tersebut.?(HR. Muslim no.4880/1885).
3. Tidak dishalati oleh tokoh-tokoh agama dan masyarakat
Ternyata pada zamannya, Nabi Muhammad SAW tidak mau menshalati jenazah yang memiliki hutang. Hal ini menjadi pelajaran bagi kita, bahwa tidak boleh membiasakan diri berhutang sedangkan diri kita tidak mempunyai jaminan atas hutang tersebut.
4. Ditahan untuk tidak masuk surga, meskipun banyak amalannya
Diriwayatkan dari Tsauban, Rasullullah SAW bersabda: ?Barangsiapa yang mati, sedangkan dia berlepas diri dari 3 hal, yaitu: kesombongan, ghuluul(mencuri harta rampasan perang sebelum dibagikan), dan hutang, maka dia akan masuk surga (HR. At-Tirmidzi no.1572, Ibnu Majah no.2412).
Demikian bahaya hutang yang mengerikan, semoga dapat menambah wawasan ilmu bagi yang membacanya. Dan semoga kita diberi kelancaran rezeki oleh Allah SWT agar kita terhindar dari lilitan hutang.
