Bernas.id – Kebutuhan hidup yang meningkat ditambah dengan lapangan pekerjaan yang sempit menyebabkan bertambahnya jumlah gelandangan dan penduduk yang miskin di Indonesia berdasarkan data dari dinas sosial. Bertambahnya permasalahan hidup juga dapat mempermudah seseorang terkena dampak gangguan psikosomatis. Gangguan psikomatis adalah penyakit yang timbul dikarenakan pikiran dan gangguan tersebut akan menjadi penyakit yang menjalar ke tubuh.
Ya, masalah hidup yang berat dan tidak dapat diminimalisir atau diurai, akan mempengaruhi pikiran dan dapat menyebabkan penyakit secara fisik. Kecemasan dapat meningkatkan denyut jantung (palpitasi), tubuh berkeringat, mual, pening hingga kram perut. Hal tersebut terjadi karena aktivitas saraf dari otak ke bagian tubuh yang lain meningkat.
Kesehatan fisik yang dapat terjangkit oleh penderita gangguan psikosomatis adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi, penyakit jantung hingga penyakit tak terduga seperti eksim. Seseorang dengan gangguan psikomatis parah, biasanya tidak peduli dengan kebersihan badannya, pikiran yang terlalu berlebihan akan mengakibatkan serangan mematikan seperti penyakit jantung.
Gangguan psikomatis akan makin parah bila menyerang mental seseorang. Pengendalian diri dan kecakapan dalam menyelesaikan masalah yang kurang, juga motivasi positif yang sulit diterima akan memperparah penderita dengan gangguan ini. Hal ini berarti psikosomatis mendominasi menyerang pikiran dan mengakibat gangguan mental atau kejiwaan.
Apabila ditemukan penderita dengan gangguan psikomatis yang menyerang kesehatan fisik, maka penanganan yang dibutuhkan adalah motivasi positif, membantu penderita dengan penguatan sugesti dan tekad kuat terkait dengan menyelesaian masalah yang dialami penderita.
Apabila penderita gangguan psikomatis yang menyerang mental dan kejiwaannya, maka gangguan ini dapat diatasi dengan menggunakan obat antidepresan, hipnosis, berlatih relaksasi, dan pengalihan masalah, juga berkonsultasi dengan psikolog
Psikosomatis dapat dihindari dengan:
1. Belajar mengetahui dampak yang dapat terjadi dari gangguan psikosomatis tersebut
Mencari banyak informasi dampak dari gangguan akan memperbesar kekuatan untuk menghindari gangguannya.
2. Belajar mengatasi masalah, dan belajar tidak memperbesar masalah
Agar menghindari stress atau pikiran yang berlebihan berfikir lah positif dan percaya bahwa setiap masalah dapat dilalui dengan bantuan orang lain atau dengan mensugesti diri sendiri adalah hal yang dapat dilakukan agar terhindar dari gangguan psikosomatis.
3. Yoga dan rileksasi sejenis
Saat pikiran mulai mengganggu, maka kurangi dengan latihan rileksasi seperti yoga, mencium aroma terapi di ruangan yang tenang dengan santai dan mendekatkan diri dengan pencipta juga dapat menghindari stress yang berlebihan.
4. Berkonsultasi dengan orang kepercayaan atau psikolog
Jika masalah dirasa amat sulit untuk diatasi sendiri, maka bantuan orang lain untuk mendengarkan keluh-kesah juga dapat mengurangi beban. Orang kepercayaan atau psikolog mungkin pula dapat memberikan solusi dari masalah yang sedang kita hadapi.
Tetap selalu sehat dan berpikir positif, ya! Maka hal positif juga yang akan kembali pada kita.
