Bernas.id – Salah satu tugas berat bagi orang tua adalah menerapkan sikap disiplin dan melatih tanggung jawab pada anak-anak sejak dini. Tanggung jawab adalah bentuk sikap yang harus dimiliki setiap orang agar kelak mampu menjalankan kehidupannya dengan baik dan tidak menjadi penyumbang masalah bagi kehidupan orang lain, termasuk orang tuanya di masa tua.
Sikap tanggung jawab memang diajarkan di sekolah, tetapi sekolah merupakan perpanjangan tangan dari pendidikan yang diterapkan orang tua di rumah. Oleh karena itu, setiap orang tua harus melatih sedini mungkin di rumah, agar pendidikan di sekolah menjadi lebih efektif. Kurang bermanfaat jika di rumah tidak pernah terlatih, lantas mengharapkan sistem pendidikan di sekolah mampu membuat anak tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab.
Salah satu cara untuk menumbuhkan sikap tanggung jawab pada anak-anak adalah memberikan mereka ?pekerjaan? kecil yang harus mampu mereka selesaikan sesuai perkembangan usianya. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua di rumah :
1. Mengajarkan kemampuan yang tidak diajarkan di sekolah
Dalam waktu satu hari, sebagian waktu anak memang dihabiskan sebagian di sekolah. Namun, itu bukanlah alasan orang tua tidak bisa melatih tanggung jawab pada anak. Orang tua harus menyadari bahwa tidak semua hal bisa dipelajari di sekolah. Misalnya, membuang sampah dapur, mencuci piring, mencuci pakaian di mesin cuci, menyetrika, dan lain sebagainya. Pekerjaan-pekerjaan rumah tersebut relatif sederhana untuk orang dewasa, tetapi sangat penting bagi anak-anak untuk bisa belajar agar kelak tidak menggantungkan hidup pada fasilitas dan orang lain saat sudah harus hidup sendiri jauh dari orang tua.
2. Melatih tanggung jawab dengan ?pekerjaan? sederhana
Untuk anak yang masih berusia belia, misalnya 4-5 tahun, tanggung jawab hanya sebatas makan sendiri tanpa tercecer, meletakkan piring kotor sisa makan di tempat cuci piring, menaruh baju kotor setelah bermain di keranjang baju kotor, mampu menyikat gigi sendiri, mampu memakai dan melepas sepatu sendiri, membantu ibu untuk mengepel lantai jika basah karena air yang tumpah, membereskan mainannya sendiri, dan lain-lain. Pada intinya, sang anak harus bisa menyelesaikan kebutuhannya sendiri.
3. Melatih rasa puas pada hasil pekerjaan yang telah diselesaikan
Dari beberapa tanggung jawab yang diberikan oleh orang tua kepada anak, ada beberapa daftar yang mungkin telah berhasil ia selesaikan dengan baik. Maka berikanlah empati pada anak, penghargaan bahwa dia sudah bisa menyelesaikan semua tanggung jawab dengan baik. Ajarkan juga pada anak untuk menghargai hasil usahanya, puas jika banyak hal telah diselesaikan, dan hasilnya pun baik. Hal ini untuk melatihnya agar kelak tidak terbiasa menunda pekerjaan dan bisa menghargai dirinya sendiri.
Itulah hal-hal yang perlu dilakukan orang tua untuk menanamkan sikap tanggung jawab pada anak-anak sejak masih dini. Percayalah, bahwa kelak life-skill inilah yang akan dia butuhkan di samping kemampuan akademiknya.
