Bernas.id – Liburan sekolah telah usai, saatnya kembali ke sekolah dan belajar hal baru. Sayangnya, banyak siswa yang belum siap menerima pelajaran. Tidak jarang siswa terlihat melamun, berbicara dengan teman sebangkunya maupun asyik bermain gawai.
Namun, sebagai guru Anda tak perlu ragu lagi. Kini membuka pelajaran bisa dilakukan dengan hal unik berikut ini.
1. Bangun komitmen menghapus hal negatif
Kembali ke sekolah setelah liburan memang cukup berat bagi sebagian siswa. Hal ini dapat terlihat dari raut wajah siswa. Gelisah, cemas dan murung. Untuk membangkitkan kesiapan siswa saat menerima pelajaran, ajak mereka untuk bersungguh-sungguh belajar. Caranya, minta siswa menulis segala hal negatif seperti kekhawatiran dan prasangka buruk selama belajar. Berikan balon pada setiap siswa, minta mereka memasukkan kertas kedalam balon dan tiup balon hingga meletus. Sampaikan kepada siswa dengan meletusnya balon maka hilang pula semua prasangka buruk.
2. Review materi, sarana siswa mendapat poin
Hari pertama siswa di sekolah senantiasa diiringi dengan materi baru. Tak lupa guru memastikan apakah siswa masih mengingat materi sebelumnya atau sudah lupa. Mengulang materi bisa dikreasikan tanpa membuat kelas tegang. Guru dapat menyiapkan lingkaran yang dilapisi gabus dan ditempel di papan tulis. Siswa diminta maju untuk mengingat materi dengan menulisnya pada lingkaran tersebut. Siswa yang dapat mengingat materi dengan baik akan mendapat poin tertinggi.
3. Kaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan siswa.
Tidak bisa dipungkiri, era siswa saat ini tidak terlepas dari gawai. Guru dapat memanfaatkan gawai yang dimiliki siswa untuk memancing rasa keingintahuan siswa. Misalnya, pada saat materi teks prosedur pelajaran bahasa Inggris. Guru dapat menanyakan aplikasi apa yang sering dipakai. Kemudian guru meminta siswa untuk menjelaskan bagaimana cara kerja menggunakan aplikasi yang digunakannya.
Selain itu, hal untuk menumbuhkan interaksi siswa saat proses belajar dapat ditempuh dengan cara menunjukkan manfaat yang akan diperoleh siswa dan mengasah daya kritis siswa mengenai keterkaitan materi dengan kehidupan nyata.
Tiga tips di atas diharapkan siswa dapat bersemangat menerima materi. Guru tak perlu bingung untuk memulai pelajaran. Dengan adanya interaksi positif, siswa dapat berkomitmen bersungguh-sungguh belajar, mengulang materi sekaligus mengasah keingintahuannya.
