Bernas.id ? Menjadi guru yang disenangi oleh siswa adalah suatu kebanggaan tersendiri. Disenangi di sini memiliki artian siswa senang belajar dengan guru tersebut, sehingga kecintaan seorang siswa pada gurunya akan berpengaruh pada mata pelajaran yang dibawakan oleh guru tersebut. Otomatis siswa akan senang mempelajari mata pelajaran tersebut, bahkan menjadikannya pelajaran favorit mereka. Selain itu, guru yang menyenangkan akan selalu dinantikan kehadirannya oleh siswa.
Berikut ini adalah paparan dari Hary Soelistyowati yang berprofesi guru, memaparkan bagaimana menjadi guru yang disenangi oleh siswa. Let?s take a look.
1. Memperlakukan siswa seperti anak sendiri
Guru adalah orang tua kedua bagi siswa di sekolah. Sudah selayaknya seorang guru memperlakukan siswanya seperti anak sendiri. Mengajar dengan penuh kasih sayang, sehingga siswa merasa betah belajar di sekolah. Sekeras apa pun sifat dan karakter siswa, perlahan akan luluh jika dimasuki dengan kasih sayang. Batu saja akan hancur jika ditetesi air terus-menerus, apalagi hati manusia yang nyatanya bukan benda mati.
2. Sering komunikasi dengan siswa dalam segala hal
Layaknya orang tua, guru juga perlu untuk berkomunikasi dengan siswa, dalam masalah pelajaran, sekolah, ataupun hal pribadi. Ketika siswa merasa bosan belajar, seorang guru mesti tanggap dengan keadaan siswa tersebut. Mungkin saja ia memiliki masalah keluarga, sehingga membuatnya jenuh belajar. Guru juga dapat mengenal kehidupan keluarga siswa dengan cara sharing dengan mereka, sehingga akan terbangun rasa kekeluargaan.
3. Selalu terbuka dengan siswa
Terbuka dengan siswa dalam artian tidak menjaga jarak atau jaim alias jaga image. Dengan hal ini, seorang guru dapat memposisikan diri sebagai orang tua dan teman bagi siswanya. Terkadang adanya gap antara guru dan siswa, membuat siswa tidak nyaman.
4. Ramah
Guru yang jarang tersenyum akan memberikan kesan sangar bagi siswa, dan tentunya tidak akan disukai mereka. Guru yang tidak ramah bahkan terkesan dingin akan membuat muridnya merasa awkward, apalagi saat bertemu di luar sekolah. Beda halnya dengan guru yang murah senyum, apalagi jika senyuman itu dibarengi dengan sapaan, pasti siswa akan merasa sangat senang.
5. Tegas
Tegas di sini berbeda dengan killer. Dibalik keramahan seorang guru, ketika ia sedang dalam ?mode? serius, akan terlihat ketegasan dalam dirinya. Hal ini akan membuatnya tetap disegani oleh siswa, tanpa harus menjadi killer.
Menjadi seorang pahlawan tanpa tanda jasa memang tidak mudah, tapi akan terasa mudah jika disertai keikhlasan. Sekolah bukanlah penjara yang mengerikan, namun layaknya taman yang menyenangkan bagi siswa. Bagaimana, sudah siap menjadi guru menyenangkan yang disukai oleh siswa?
