Bernas.id – Seperti yang kita ketahui, media sosial layaknya pisau yang berbahaya bagi penggunanya jika tidak digunakan dengan baik. Banyak hal positif yang bisa kita dapatkan dengan adanya media sosial, namun juga tak sedikit dampak negatifnya. Dengan adanya media sosial membuat kita mudah untuk mengunggah berbagai hal, mulai dari unggah foto dan video kehidupan sehari-hari, bahkan sampai menyebarkan hal-hal yang sifatnya pribadi. Selain itu, banyak pula bermunculan unggahan atau akun yang memprovokasi sehingga menyebabkan emosi kita terpancing. Tak jarang pula, kita sering termakan berita hoax.
Berikut ini beberapa hal yang bisa kita lakukan agar bijak dalam menggunakan media sosial:
1. Berpikir berkali-kali sebelum mengunggah sesuatu
Sebelum kita mengunggah sesuatu, pikirkan dulu berkali-kali. Apakah yang akan kita unggah di media sosial ini baik, bermanfaat, atau hanya akan menambah dosa? Kalau memang menambah mudharat, lebih baik tahan jari kita. Jadi jangan asal unggah, pikirkan baik-baik!
2. Tabayyun
Berdasarkan Dr. Syahrul Akmal Latif, tabayyun merupakan cara berpikir dalam menilai, meneliti, merespon sebuah informasi, situasi, dan kondisi dengan menggunakan data, fakta, dan berbagai langkah pembuktian yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Tabayyun sangat penting dilakukan agar kita terhindar dari prasangka-prasangka buruk, tidak buru-buru mencap buruk orang lain, sehingga menimbulkan fitnah.
Terkadang kita langsung percaya akan berbagai macam berita yang muncul di media sosial. Tanpa berpikir panjang, kita ikut-ikutan share berita tersebut, padahal kita sendiri tidak tahu akan kebenarannya. Nah, mulai hari ini jangan malas untuk melakukan tabayyun, jangan malas untuk melakukan cross-check akan kebenaran informasi yang diperoleh. Kita sebagai pengguna media sosial harus cerdas dalam menangkap informasi.
3. Tahan jari untuk berkomentar buruk
Tahan jari-jari kita untuk menulis hal-hal yang buruk. Tidak perlu ikut mencaci, mem-bully dan berkomentar buruk pada seseorang di media sosial. Jari kita diciptakan Allah bukan untuk menyakiti hati saudara kita, melainkan untuk memberikan manfaat pada sesama. Jangan sampai komentar negatif yang kita berikan di media sosial, menyebabkan kita terkena UU ITE pasal 7 ayat 3 tentang pencemaran nama baik. Mulai sekarang, latihlah jari-jari kita untuk menulis hal-hal yang bermanfaat, menebar kebaikan melalui tulisan-tulisan kita.
4. Hindari Media Sosial Jika dalam Keadaan Marah
Ketika sedang marah dan jengkel kepada seseorang, biasanya kita akan menumpahkan segalanya di media sosial. Oleh karena itu, hindari media sosial ketika kita sedang marah, agar tidak ada makian dan kata-kata kasar yang ditimbulkan oleh jari kita.
Mulai hari ini berlatihlah untuk menggunakan media sosial dengan bijak, ya! Bagikan hal-hal yang bermanfaat dan menginspirasi umat.
