Bernas.id – Setiap orang mempunyai cerita masing-masing mengenai perubahan yang terjadi dalam hidupnya. Tentunya perubahan tersebut, diharapkan menjadi yang lebih baik dari sebelumnya. Bukan hal mudah untuk keluar dari kebiasaan yang sering kali dilakukan, namun ketika mampu keluar dari kebiasaan tersebut merupakan suatu hal yang baik untuk kehidupan yang lebih baik. Islam sangat menjunjung tinggi kehormatan perempuan, sehingga mereka diperintahkan untuk menutup auratnya dari mata-mata para lelaki yang nakal.
Hijrah bukanlah perkara yang mudah, yang dapat dilakukan tanpa persiapan apapun. Makna hijrah zaman ini merupakan mulai kembali kepada kehidupan beragama, berusaha mematuhi perintah Allah, menjauhi larangan-Nya dan berusaha menjadi yang lebih baik, karena sebelumnya tidak terlalu peduli mengenai dengan aturan agama.
Perintah Allah kepada perempuan merupakan bentu kasih sayang Allah. Allah memerintahkan sesuatu bukan untuk membuat hamba-Nya berada dalam kesengsaraan, melainkan Allah memerintahkan hal tersebut dikarenakan Allah ingin menjaga hamba-Nya. Namun jalan yang ditempuh ketika berhijrah tidaklah selalu mulus, selalu ada batu kerikil yang membuatnya lebih menarik dan penuh tantangan.
Kartika Putri merupakan salah satu aktris Indonesia yang memantapkan hatinya untuk berhijrah dan mengenakan hijab. Sebelum ia memutuskan keputusannya secara matang, banyak sekali cemoohan yang menghampirinya, mulai dari dibilang sombong, sok cantik dan lain sebagainya. Namun ketika tekad untuk hijrah lebih besar, segala cemoohan dan kata-kata negatif tak akan sedikitpun menggoyahkan tekad tersebut. itupun dialami oleh kartika. Ia tetap melakukan niatnya untuk berhijrah mengenakan hijab meski rintangan berada di sekelilingnya.
Di sisi lain, keputusannya untuk mengenakan hijab mendapatkan tanggapan positif dari yang lainnya. Ada yang berusaha memberikan semangat dan mendoakan agar hijrahnya tak hanya sekadar untuk mengumbar ambisi namun memang berasal dari hati. Kartika Putri benar-benar mantap melakukan hijrahnya hingga semua baju-baju seksinya tak ia berikan kepada orang lain. Dikarenakan ia takut dosa membuat orang lain untuk mengenakan pakaian yang tidak menutup aurat. Selain itu juga, menurutnya hijab menjadikannya nyaman untuk bergaul dengan lingkungan sekitarnya tanpa harus khawatir ada orang yang tiba-tiba nyosor untuk mendekatinya.
