Bernas.id – Kamu pernah merasa mual atau gatal seusai makan sesuatu? Nah, reaksi ini umumnya terjadi kalau kamu mempunyai riwayat alergi atau intoleransi terhadap suatu makanan ataupun zat tertentu. Alergi terhadap makanan tertentu dan intoleransi makanan adalah dua hal yang berbeda. Namun, gejala yang nampak pada keduanya hampir sama, dan kamu mungkin saja kesulitan membedakannya.
Baik alergi dan intoleransi makanan sama-sama bisa menyebabkan munculnya berbagai gejala yang mirip. Gejala tersebut antara lain mual, sakit pada perut, muntah dan diare. Kondisi alergi bermacam-macam, mulai dari alergi yang sifatnya ringan sampai ada alergi yang serius. Hati-hati amatlah penting, terlebih bila ternyata kamu memiliki riwayat alergi yang serius. Akibat mengonsumsi makanan tertentu bisa saja menjadi fatal. Maka, kamu dan kita semua harus mengerti betul dengan kondisi tubuh pada diri sendiri.
Alergi dan intoleransi makanan dapat dikenali dengan cara memperhatikan perbedaan-perbedaan gejalanya. Pada orang yang menderita alergi makanan tertentu umumnya gejala alergi muncul secara tiba-tiba. Mengkonsumsi sedikit saja sudah bisa menimbulkan gejala alerginya. Pada alergi, gejala selalu terjadi setelah kamu mengonsumsi makanan yang diduga memicu alergi. Bahayanya, pada alergi yang serius dapat menyebabkan kematian. Sebaliknya, gejala pada intolerasi makanan muncul secara pelan-pelan. Umumnya, yang terjadi adalah gejala baru akan muncul setelah mengkonsumsi suatu makanan dalam jumlah yang banyak atau karena terlalu sering mengkonsumsi makanan tersebut. Intoleransi makanan tidak menyebabkan kematian. Begini cara memahami apakah yang kita alami adalah reaksi alergi atau intoleransi terhadap makanan?
Memahami alergi makanan
Alergi makanan dapat terjadi saat sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap makanan atau zat tertentu dalam makanan. Tubuh akan mengira bahwa zat tersebut beracun dan membahayakan sehingga harus dilawan. Untuk melawannya, kekebalan tubuh kamu melepaskan histamin. Histamin inilah yang bisa mengakibatkan munculnya gejala-gejala alergi. Gejala ini umumnya dirasakan di seluruh tubuh, bahkan kalau sudah sangat parah bisa saja mengancam nyawa.
Gejala alergi yang umum terjadi antara lain: Timbul gatal pada kulit, perih, kemerahan, bengkak, biduran, bentol, atau muncul ruam. Timbul rasa gatal pada hidung, ada yang berair, tersumbat bahkan bersin-bersin. Matapun terasa gatal, merah, dan berair. Bibir atau lidah merah, bengkak, dan gatal. Pada kondisi serius, bisa terjadi gejala sulit bernapas, sulit menelan, bahkan tekanan darah turun drastis. Bila kondisi seperti gejala diatas terjadi, segera cari layanan kesehatan darurat untuk dilakukan penanganan segera.
Memahami intoleransi makanan
Lain dengan alergi, intoleransi makanan terjadi karena tubuh tidak bisa mencerna jenis makanan tertentu. Hal ini terjadi bisa karena tubuh kamu tak memiliki enzim khusus yang bisa mengurai makanan tersebut atau karena kondisi kesehatan tertentu seperti penyakit Celiac. Mungkin tubuh kamu terlampau peka terhadap bahan-bahan kimia yang ditambahkan pada makanan.
Intoleransi makanan umumnya menyerang sistem pencernaan. Gejala yang timbul pun biasanya paling kentara pada bagian pencernaan. Namun, tidak menutup kemungkinan kamu juga mengalami serangkaian gejala lain. Berikut ini daftar gejala yang muncul pada intoleransi makanan, antara lain: Perut kembung dan terasa begah, kadang bisa jadi terasa sakit. Nyeri dada muncul karena asam lambung (maag). Muncul rasa tidak nyaman, lemas dan batuk-batuk.
