Bernas.id – Masyarakat Indonesia memiliki paparan tertinggi terhadap layar TV dan gadget selama sembilan jam tiap harinya. Dengan hadirnya FIFA World Cup 2018, angka ini bertambah sampai dua jam.
“Gejala mata kering akan dialami oleh mereka yang terlalu sering menonton TV dan memandang layar gadget,” kata Dr. Damara Andalia Sp.M, dalam paparan di program edukasi Insto Buka Mata Nonton Bola yang diadakan di Hotel The Rich Jogja, Minggu (15/7).
Masih banyak orang yang menyepelekan kesehatan mata. Hal ini ditunjukkan dari prevalensi penduduk Indonesia mengalami mata kering pada tahun 2017 sebesar 30,6%. Padahal mata menjadi organ penting yang digunakan untuk beraktivitas.
Sekarang ini penggunaan televisi dan gadget tidak hanya untuk bersantai saja tetapu juga untuk bekerja bahkan untuk belajar. Menjadi salah satu hal yang penting untuk menjaga kesehatan mata.
“Euphoria menonton FIFA World Cup tentu tak bisa dielakkan. Biasanya ditengah-tengah pertandingan, mata sering terasa perih dan terasa berpasir,” ujar Rizky Alatas, public figure dan penggemar sepak bola yang turut hadir dalam program edukasi yang diselenggarakan oleh Insto.
Dokter Damara memberikan tips agar tidak terganggu ketika menonton FIFA World Cup. Yang pertama istirahatkan mata tiap 20 menit selama 20 detik dengan melihat objek lain. Lalu teteskan obat tetes mata untuk mengatasi mata kekeringan. Yang terakhir, jangan lupa untuk konsumsi air mineral sehingga tubuh tetap terhidrasi. (*)
