SEMARANG, BERNAS.ID – Wisata Goa Kreo yang berada di Jln. Raya Goa Kreo, Kandri, Kec. Gn. Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah seakan tidak pernah padam dari kobaran semangat para wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang berkunjung ke Kota Semarang.
Goa Kreo merupakan sebuah goa yang dipercaya sebagai petilasan Sunan Kalijaga saat mencari kayu jati untuk membangun Masjid Agung Demak.
“Ketika itu menurut legenda Sunan Kalijaga bertemu dengan empat kera berwarna merah, kuning, hitam dan putih yang kemudian disuruh menjaga kayu jati tersebut,” kata Sesepuh masyarakat dan Juru kunci Goa Kreo Mba Soeman di kediamannya yang tidak jauh dari lokasi Wisata Goa Kreo Semarang.
Masing-masing warna pada kera tersebut memiliki arti tersendiri. Kera hitam melambangkan tanah yang subur, kera putih melambangkan kesucian, kera kuning melambangkan angin dan kera merah melambangkan keberanian.
Mba Soeman menjelaskan kata ?Kreo? berasal dari kata Mangreho yang berarti peliharalah atau jagalah. Kata inilah yang kemudian menjadikan goa ini disebut Goa Kreo. Monyet monyet yang ada di Goa Kreo ini adalah monyet ekor panjang (Macaca fascicularis), monyet yang ada di sini termasuk monyet yang cukup jinak, dan bisa bergaul dengan warga di sekitar Goa Kreo.
“Goa Kreo terletak di tengah-tengah Waduk Jatibarang. Jadi para pengunjung akan merasa seperti pergi ke sebuah pulau saat berada di Goa Kreo,” ungkapnya.
Selain wisata Goa Kreo, para wisatawan juga bisa melakukan hal lainnya seperti naik boat, trakking, dan kulineran di warung dan restoran di sekitar lokasi.
Bagi pengunjung yang ingin bersantai di area Goa Kreo, di sini juga terdapat beberapa gazebo untuk bersantai. Destinasi wisata ini cocok untuk pengunjung yang ingin mendapatkan ketenangan karena lokasi Goa Kreo berada jauh dari keramaian. Selain itu banyak monyet lucu dan iseng yang siap menemani selama berwisata di Goa Kreo Semarang.
Beberapa waktu lalu, Disbudpar Kota Semarang menggelar berbagai perhelatan budaya pesona lebaran 2019 bertajuk Semarang Full History. Beberapa agenda yang dikemas di Goa Kreo antara lain Atraksi Panjat Pinang Kera, Dangdut dan Cobra Show, Tradisi Budaya Sesaji Rewanda, dan Mahakarya Legenda Goa Kreo.
Sesaji Rewanda dan Mahakarya Legenda Goa kreo merupakan wisata sejarah dan warisan budaya yang digelar setiap tahun setelah Lebaran.
Dua atraksi tersebut menampilkan kolaborasi seni musik dan tari menceritakan napak tilas di Watu Tenger Petilasan Sunan Kalijaga, atraksi kirab Soko Jati, sesaji pada kera dan atraksi lainnya ditunjang dengan unsur budaya yang dimiliki Kota Semarang. (van)
