LULUSAN perguruan tinggi ditujukan bekerja sebagai knowledge workers. Knowledge worker melakukan analisis data. Dengan demikian, wajib lulusan perguruan tinggi berkemampuan analisis data (data analysis, data analytics). Analisis data seharusnya diberikan ke mahasiswa. Saat ini, umumnya di Indonesia mengedepankan intuisi atau kualitatif. Di dunia telah berkembang metode-metode dan teknik-teknik analisis data kuantitatif.
Lemahnya analisis data kuantitatif adalah salah satu penyebab lemahnya daya saing. Salah satu penyebab adalah mahalnya perangkat analisis data kuantitatif. Perangkat SAS, SPSS, dan sebagainya dengan harga lisensi puluhan sampai ratusan juta per tahun. Situasi ini seharusnya berubah dengan R. GNU R System adalah perangkat dan lingkungan analisis data open source dan free yang ampuh. Mari bersama meningkatkan kemampuan analisis data kuantitatif untuk memperbaiki daya saing knowledge workers Indonesia.
Keahlian dan ketrampilan analisis, memvisualisasi dan mempresentasi data menentukan daya saing knowledge worker.
Saat Ini, Knowledge Worker Menemui Data Berukuran Besar
Saat ini, era bigdata, karakteristik persoalan knowledge worker adalah melimpahnya data yang harus dianalisis. Untuk enterprise yang dihadapi adalah big data problem. Perlu keahlian, ketrampilan dan kemampuan analisis data dengan perangkat analisis data sejak mahasiswa. GNU R System (perangkat R, namanya R, satu huruf) memberi kemampuan daya saing yang tinggi.
Berikut ini contoh data kelahiran sebanyak 427.323 rekord. Jumlah rekord besar itu tidak dapat diolah Microsoft Excel dengan nyaman.
Dengan GNU R System, untuk membuat bagan garis cukup dengan:
> births.dow=table(births2006.smpl$DOB_WK)
> barchart(births.dow,ylab=”Day of Week”,col=”black”)
Data sejumlah 427.323 rekord, hasil diberikan hampir seketika.
Dengan GNU R System, untuk mengetahui hari kelahiran dan jumlah teknik kelahiran:
> dob.dm.tbl=table(WK=births2006.smpl$DOB_WK, MM=births2006.smpl$DMETH_REC)
> dob.dm.tbl
MM WK C-section Unknown Vaginal
1 8836 90 31348
2 20454 272 42031
3 22921 247 46607
4 23103 252 46935
5 22825 258 47081
6 23233 289 44858
7 10696 109 34878
Dengan GNU R System, membuat tabel kelahiran dengan teknik caesar dan teknik alami, terhadadap hari-hari melahirkan:
> dob.dm.tbl=dob.dm.tbl[,-2]
> dob.dm.tbl
MM WK C-section Vaginal
1 8836 31348
2 20454 42031
3 22921 46607
4 23103 46935
5 22825 47081
6 23233 44858
7 10696 34878
> barchart(dob.dm.tbl,ylab=”Day of Week”)
ANEKA GRAFIK
Aneka ragam grafik (lebih 2000 jenis) disediakan perangkat analisis data modern yang hanya perlu mengetahui cara mengoperasikan dan mengartikan.
Sangat rugi, bila mahasiswa-mahasiswa tidak diperkenalkan grafik-grafik data karena itu akan menjadi kelebihan utama di dunia modern saat ini.
Kemampuan Analytics Skills
Kemampuan Analytics Skills dapat dipandang sebagai kelanjutan dari Statistik, yaitu olah/analisis data dengan benar. Yang perlu disadari adalah kemajuan teknologi informasi (komputasi) seharusnya mengubah cara belajar analisis data. Banyak hal seharusnya tidak lagi membebani pelaksanaan analisis data. Sebagaimana kalkulator mempermudah pelaksanaan aritmatika, maka GNU R System memangkas sangat amat besar beban dalam melaksanakan analisis data.
RightWay Data Science telah menemukan cara/metode untuk belajar analisis data sehingga siapapun mampu melakukan sebagaimana siapapun mampu melakukan kalkulasi aritmatika dengan mudah dengan menggunakan kalkulator.
Analytics skills terdiri dari:
- Statistical data analysis.
- Machine learning practices.
RightWay mempermudah, siapa pun menjadi sanggup melakukan dengan mudah, nyaman, hasil yang luar biasa bagus, benar !
Salah satu ukuran untuk menilai apakah Anda telah mempunyai bekal analytics skills adalah dengan penguasaan terhadap perkakas utamanya, GNU R System. GNU R System Untuk Bertahan dan Bersaing di Era Big Data
(Dr. Bambang Hariyanto, founder RightWay Data Science, Ketua Umum Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII), Kepala Pusat Kajian Artificial Intelligence And Data Analytics, Universitas Pancasila)
