JAKARTA, BERNAS.ID – Kepala BKKBN dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K) mengatakan diperlukan langkah-langkah konkrit yang dapat mempercepat pencapaian sasaran peningkatan kesertaan ber KB modern, penurunan unmet need dan penurunan kasus anak stunting.
Menurut Hasto Wardoyo, dengan tercapainya target-target tersebut maka akan mempercepat penurunan TFR secara nasional dan didukung dengan validitas data operasional yang baik sehingga intervensi terhadap target atau sasaran lebih tepat dan melaporkan hasilnya sesuai kondisi riil hasil capaian pelayanan dan pengendalian program di lapangan
Hasto juga mengingatkan untuk segera merumuskan secara komprehensif melalui diskusi kelompok upaya-upaya strategis apa yang harus dilakukan pada sisa waktu Semester II tahun 2019 dan dijadikan pedoman baik di Pusat, Provinsi sampai dengan Lini Lapangan.
“Kita perlu kerja keras untuk membawa BKKBN ini ke dalam rencana induk pembangunan kependudukan yang baru dengan melakukan rebranding jargon-jargon dan visi misinya lebih rapih lagi sehingga diakhir tahun 2019 kita dapat melaunching rebranding BKKBN yang bisa merangkul di anak-anak muda,” kata Kepala BKKBN dr. Hasto Wardoyo pada acara Telaah Tengah Tahun (Review) di Kementerian PPPA RI, Jakarta, Senin (9/9/2019).
Kegiatan Telaah Tengah Tahun (Review) ini dibuka oleh Kepala BKKBN dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K) dan dihadiri oleh Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Andalan Kelompok UPPKS (BPP AKU) Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi, Para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya BKKBN, Para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama BKKBN, Kepala Perwakilan BKKBN se-Indonesia, Kepala OPD KB Provinsi, Para Pejabat Administrator BKKBN serta Mitra-Mitra terkait.
Tema ?Percepatan Pencapaian Kinerja Program KKBPK dalam Rangka Menyongsong RPJMN Tahun 2020-2024?. Pertemuan ini menyikapi kendala yang muncul selama pelaksanaan program dan kegiatan baik di tingkat Pusat maupun di tingkat Provinsi pada Semester I Tahun Anggaran 2019, dan menyusun Rencana Aksi apa yang akan dilakukan pada Semester II Tahun Anggaran 2019 dengan sisa waktu yang kurang dari 4 bulan. (van)
