Bernas.id – Layanan pesan instan WhatsApp (WA) benar-benar seperti mengubah gaya hidup seseorang. Tidak hanya komunikasi berjalan lancar lewat teks pesan, pesan suara, panggilan video yang semuanya itu gratis tapi WA juga membuka kesempatan begitu luas untuk orang saling berinteraksi. Orang yang tidak saling mengenal sekalipun atau hanya sekedar tahu tapi tidak akrab bisa saling bertukar informasi bahkan bertransaksi jual beli.
Di era digital seperti sekarang, kemampuan memasarkan produk atau jasa melalui platform online telah menjadi kebutuhan utama. Pemasaran digital tidak hanya membantu bisnis menjangkau audiens lebih luas, tetapi juga memberikan keuntungan besar melalui strategi yang tepat sasaran. Jika Anda ingin meningkatkan daya saing di dunia kerja atau memperluas peluang bisnis, memiliki sertifikasi di bidang Pemasaran Digital (Digital Marketing) adalah langkah yang sangat strategis.
Tidak ada salahnya memang menjadikan WA sebagai salah satu tools untuk jualan. Agar orang tidak sebal karena merasa kamu selalu nyampah atau spaming dengan broadcast atau story jualan, ada baiknya kamu ikuti cara jualan lewat WhatsApp agar tidak dituding tukang spam.
1. Jalin Interaksi di Grup WhatsApp
Grup WhatsApp ini sangat banyak macamnya. Teman sekolah bikin grup, kantor ada grup WA nya, grup sekolah anak, grup ibu-ibu kompleks, grup keluarga, grup seprofesi, dan masih banyak lagi. Satu orang bisa gabung di 10 sampai puluhan grup.
Jika kamu termasuk orang yang tergabung dalam beberapa grup maka jangan pasif. Jalinlah interaksi dengan anggota grup tapi tidak langsung jualan. Kamu bisa sharing info-info bermanfaat yang sebenarnya ada kaitannya dengan produk yang kamu jual.
Lakukan soft selling agar orang juga nyaman berinteraksi dengan tertarik dengan produk yang kamu jual. Batasi sering posting jualan di grup agar orang tidak jengah apalagi jika produkmu hanya itu-itu saja.
2. Metode Call to Action
Jualan tidak akan bisa lepas dari promosi. Untuk menghemat waktu, setiap promosi yang kamu lakukan harus mengandung call to action. Cara ini untuk menggiring calon pembeli untuk segera memutuskan beli tapi tidak memaksa.
Beberapa contoh Call to Action:
- Beli sekarang kontak ke nomor: 081xxx
- Khusus pembeli hari ini…
- Promo terbatas hingga…
3. Broadcast Message
Mengirim Broadcast Message (BM) ke setiap kontak memang bisa kita lakukan untuk promosi jualan. Namun, jangan terus-terusan BM iklan da promo, ada cara elegan yang bisa digunakan.
Setiap iklan dahului dengan 3-4 kalimat yang merupakan materi bermanfaat sehingga kamu tidak hanya beriklan tapi memberikan edukasi.
Lakukan hal tersebut secara konsisten, misalnya dua kali dalam seminggu. Materi bisa kamu buat sendiri atau mencari dari buku atau internet.
4. Beri Judul Posting WhatsApp
Jualan lewat WA tidak bisa lepas dari judul yang kamu cantumkan di awal pesan yang kamu kirimkan. Gunakan judul postingan yang menarik agar orang tertarik untuk membaca sampai selesai. Misalnya, teknik yang ada adalah:
- Gunakan font bold
- Gunakan kata hypnotic
- Gunakan frase menarik
- Gunakan kata yang menjual
5. Posting Status Bergambar
Banyak orang kegemarannya mengamati status WA orang yang ada di kontak list nya. Hal itu bisa kamu manfaatkan dengan selalu memasang status WA yang menarik. Bisa berupa foto produk, info grafik , atau status bergambar.
Rajinlah mengganti-ganti status WA kamu agar orang tidak bosan melihatnya.
6. Penawaran Via Japri
Menawarkan produk secara langsung via japri juga salah satu cara efektif untuk berjualan. Sapaan secara personal dengan menyebut nama akan lebih mengena dibandingkan broadcast message yang berupa template.
Mulailah dengan kontak orang-orang yang kenal. Sebut nama mereka untuk membangun kedekatan personal.
7. Lakukan Script Closing
Jika ada calon pembeli yang bertanya dan tampak tertarik selalu gunakan script closing. Tujuannya adalah untuk mempercepat dan memastikan calon pembeli akan closing.
Yang harus ada pada script closing antara lain, 1.) Adanya keterbatasan promo dan promo akan ditutup saat barang habis, 2.) closing script follow up yaitu mengkombinasikan keterbatasan promo dan teknik follow up.
8. Membina Reseller
Grup WhatsApp bisa digunakan untuk membina reseller agar semakin mahir berjualan. Selain itu, ilmu yang kamu berikan pada reseller juga akan membantu mengembangkan bisnismu juga. Jika reseller laku maka produkmu pun akan laku juga. Oleh karena itu, jangan abai untuk membangun tim reseller mu lewat WhatsApp grup.
Baca Juga: AI Powered SEO, Strategi Cerdas Optimalkan Bisnis Dibantu Google
Cara berjualan lewat WhatsApp kesannya memang mudah tapi tetap harus dilakukan dengan strategi agar bisnismu bertahan lama. Selain itu, selalu rajin untuk meng upgrade ilmu digital marketing kamu, baik dengan otodidak atau ikut workshop. Saat ini, Bernas memiliki program membagikan 888 voucher digital mentoring. Cek info lengkapnya di https://bernas.info/MentoringDigitalMarketing . Di situ kamu akan dilatih untuk bisa meningkatkan penghasilan hingga belasan juta rupiah (sn).
Di era ekonomi kreatif, Program Sarjana Kewirausahaan di UNMAHA adalah pilihan tepat bagi Anda yang ingin memulai dan mengembangkan bisnis. Kami membekali Anda dengan keterampilan untuk menciptakan peluang bisnis dan menghadapi tantangan pasar.
Bisnis Menarik Sambil Kuliah
Kuliah sambil berbisnis bukan lagi impian. Menjadi reseller laptop adalah solusi cerdas untuk mendapatkan penghasilan tambahan tanpa mengganggu jadwal akademik. Raih masa depan dengan mendaftar di UNMAHA. Hubungi langsung melalui WhatsApp di nomor resmi UNMAHA untuk mendapatkan respons cepat serta informasi akurat. Universitas Mahakarya Asia juga telah membuka kesempatan bagi Anda yang ingin mendapat beasiswa berupa gratis pembayaran SPP kuliah.***5
