BERNAS.ID – Wacana kondisi baru yang normal alias new normal yang disampaikan usai pandemi COVID-19 mulai dilontarkan pemerintah. Sebelumnya Presiden Joko Widodo juga menyampaikan masyarakat perlu berdamai dan menjalankan norma baru di tengah corona.
Sebenarnya wacana new normal ini bukan saja jadi pembahasan di Indonesia. Di negara tetangga seperti Thailand, norma baru kehidupan di kala pandemi juga telah disiapkan oleh pemerintahan Perdana Menteri Prayut Chan o-Cha.
Sekitar dua minggu telah berlalu sejak Pemerintah Bangkok menetapkan pembatasan terkait pandemi corona di Bangkok. Dalam waktu tersebut, banyak hal telah berubah, meski tak semuanya. Pasar-pasar di Bangkok terlihat masih tetap buka, salah satunya pasar tanaman di Chatuchak. Makanan kaki lima juga masih ada, terutama di Jalan Yaowarat, kendati terlihat beberapa hal terkait pembatasan yang telah mengubah kebiasaan makan makanan kaki lima.
Dilansir dari BK Magazine Online, fotografer Bangkok Poonsawat ?Toh? Suttama turun ke jalanan untuk merekam seperti apa kehidupan setelah lockdown diberlakukan, khususnya di Yaowarat saat malam hari.
Terlihat di meja dan kursi yang ada di Jalan Yaowarat, Bangkok, Thailand terdapat jarak antar meja. Selain itu, terlihat pula adanya plastik pembatas yang diletakkan di atas meja.
Para pedagang juga memasang plastik pembatas di sekitar area masak mereka untuk jaga jarak aman dengan para pembelinya saat memasak.
Terlihat garis pembatas berwarna kuning yang ditempel di atas trotoar dengan jarak sedemikian rupa. Adapun fungsinya untuk membatasi para pelanggan yang sedang mengantre untuk membeli makanan di para pedagang di Jalan Yaowarat.
Dua orang terlihat sedang menikmati makanan mereka di atas meja, tapi jarak pandang satu sama lain terhalang dengan papan pembatas besar berwarna merah yang terletak di atas meja. Foto-foto tersebut menunjukkan seperti apa 'New Normal' di Bangkok, Thailand. Terlihat adanya pembatasan jarak yang dilakukan oleh para warga. Adanya papan pembatas di atas meja makan dan pembatasan jarak aman dari tiap meja yang digelar di pinggir jalan. Para warga juga terlihat menggunakan masker.
Bagi Anda yang berencana menekuni bisnis yang menguntungkan seperti bisnis properti misalnya, kini ada inovasi terbaru yang memungkinkan Anda menjadi agen properti sukses dengan cara yang mudah dan efisien. Bernas Group melalui Viral Property menyelenggarakan program Gotong Royong Digital yang memungkinkan Anda untuk mendapatkan komisi dari properti di seluruh Indonesia tanpa harus repot terjun langsung ke lapangan. Daftarkan diri Anda segera melalui link berikut ini: https://bernas.info/ViralProperty. (tds)
