Bernas.id ? Sejak ditetapkan sebagai wabah, virus Corona telah mengubah tatanan dunia. Mulai dari ekonomi, politik, hingga lingkup pendidikan. Tak terkecuali di Indonesia. Adanya kebijakan social distancing, physical distancing, Work from Home, School from Home, gerakan cuci tangan pakai sabun, pemakaian masker, hingga akhirnya di beberap kota harus pula menerapkan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB).
Penerapan School from Home atau belajar di rumah kini telah memasuki pekan ketiga pada bulan kedua, hampir 60 hari anak-anak harus belajar melalui media dalam jaringan (daring). Berbagai aplikasi telah dimanfaatkan guna mendukung terlaksana pembelajaran. Mulai dari Whatsapp, Email, Teleconference, Google docs, berbagai aplikasi belajar online, hingga siaran pendidikan di stasiun televisi nasional. Kesemuanya merupakan media berbasis digital yang harus diakses melalui telepon selular dan televisi yang berlayar monitor.
Anak-anak harus membuka berbagai media belajar berbasis digital tersebut setiap harinya di jam-jam sekolah untuk mengerjakan tugas yang telah diberikan guru sebelumnya . Intensitas interaksi yang rutin setiap hari mau tidak mau melibatkan kontak mata dengan layar monitor pun semakin lama. Sekitar empat sampai lima jam per hari. Bahkan sebagian anak memperpanjang durasi ini ketika mengalihkan kejenuhan belajar dengan bermain game online atau berselancar di dunia maya.
Semakin lamanya durasi interaksi antara mata dengan layar monitor inilah yang menyebabkan tingkat kelelahan mata semakin tinggi. Tak jarang yang merasa ada gangguan mata dan harus memeriksakan ke dokter atau klinik mata. Bahkan beberapa anak akhirnya harus dibantu dengan kacamata agar kembali dapat melihat secara normal. Memang tak dipungkiri, salah satu penyebab kerusakan mata adalah radiasi layar monitor ini.
Pemakaian kacamata adalah satu dari sekian banyak solusi yang bisa dipilih selain penggunaan screen protector pada monitor. Kacamata dapat membantu meringankan kerja mata sehingga mampu melihat secara normal kembali. Bahkan ada kacamata yang sudah dilengkapi dengan perlindungan anti radiasi baik paparan layar monitor maupun sinar ultraviolet. Kacamata K-Ion salah satunya. Pemakaian kacamata K-Ion dapat meminimalisir radiasi yang merusak mata sehingga kesehatan mata tetap terjaga. Informasi apa dan bagaimana kacamata K-Ion lebih detail bisa diperoleh di https://bernas.info/MataSehat. Dengan kacamta K-ion mata jadi sehat, belajar di rumah pun menjadi aman, nyaman, dan menyenangkan.
