Bernas.id – Setelah dinyatakan lulus SMA/SMK sederajat seseorang akan dihadapkan pada dua pilihan, melanjutkan study ke perguruan tinggi atau bekerja. Demikian juga yang dialami oleh Ayu Setia Natalya gadis asal Bekasi. Ia lebih memilih bekerja di dunia tata busana dan menghasilkan beberapa rupiah yang besarnya lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan gadis seusianya. Natalya, begitu ia disapa, bersungguh-sungguh menekuni pekerjaan demi meraih jenjang karier yang ia impikan.
Seiring berjalannya waktu ternyata Natalya menganggap jalan hidupnya stagnan, tidak ada perubahan berarti setelah setahun bekerja. Hingga akhirnya dia memutuskan untuk mencari koneksi dan relasi agar jejaring sosialnya semakin luas, satu cara yang terlintas di benaknya adalah kuliah. Belajar lagi menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Natalya berpikir dengan mengenyam bangku kuliah, jejaring pertemanannya akan melebar hingga berbagai daerah. Tekadnya bulat, ia pun mulai mencari informasi berbagai perguruan tinggi yang bisa dilaksanakan sambil tetap terus bekerja.
Setelah melalui berbagai pertimbangan akhirnya Natalya memutuskan mengambil kuliah di STIEBBANK Yogyakarta. Sebuah kampus bisnis dan perbankan dengan 4 program studi, S1 Manajemen Bisnis, S1 Manajemen Perbankan, S1 Akuntansi Bisnis, dan S1 Akuntansi Perbankan. Pilihannya jatuh pada program S1 Manajemen Bisnis.
“Awalnya saya mendaftar jalur mandiri tanpa beasiswa. Saat perkuliahan sudah aktif saya sering sharing dengan beberapa dosen dan teman kuliah tentang perekonomian saya yang jauh dari keluarga juga tentang pekerjaan. Nah, berawal dari sini kemudian dapat info bahwa awal semester 2 akan ada seleksi beasiswa 8 semester. Saya pun berburu info ke staf kemahasiswaan, Bapak Agus,” cerita Natalya via Whatsapp saat dikonfirmasi mengenai perjuangannya meraih beasiswa.
Setelah melengkapi persyaratan dan berbagai berkas akhirnya Natalya dinyatakan lolos dan berhak mendapatkan beasiswa 8 semester dari kampusnya yang kini telah dimerger dengan tiga kampus lainnya menjadi Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA). Ketiga kampus yang tergabung itu adalah AMIK AKMI Baturaja, STMIK mahakarya Jakarta, dan AKPAR Buana Wisata Yogyakarta.
Kini dengan raih beasiswa kuliah 8 semester Natalya tengah menapak jalan suksesnya dengan menjadi seorang desainer sekaligus produksi baju pengantin di sela aktivitasnya sebagai mahasiswa. Natalya jauh lebih fokus menjalankan keduanya tanpa terbebani lagi dengan biaya kuliah hingga saat ini ia pun terpilih sebagai Duta Kampus.
“Saya ucapan terima kasih untuk Universitas Mahakarya Asia atas kesempatan untuk mendapat beasiswa dan bertugas menjadi Duta Kampus. Semoga ke depannya saya bisa belajar menjadi lebih baik sehingga dapat berguna bagi orang di sekitar. Untuk calon mahasiswa, saya berharap kalian bisa berani melangkah lebih awal, berani memilih, dan berani berjuang karena masa depan itu nyata dan kita harus mulai dari sekarang. Universitas hanya wadah untuk mendukung kesuksesan, tetapiĀ kesuksesan sebenarnya ada pada diri yang siap belajar.” (Ayu Setia Natalya, peraih beasiswa 8 semester UNMAHA, desainer dan produksi baju pengantin).
