Bernas.id – Pandemi Covid-19 telah menghentikan hampir seluruh kegiatan manusia dan memaksa manusia untuk di rumah saja. Baik sebagai pencegahan penularan maupun untuk isolasi di masa pemulihan jika terjangkit Covid-19. Namun, bukan berarti dengan hanya di rumah saja berarti tidak ada bahan untuk menulis. Bagaimanakah caranya mencari inspirasi menulis di masa pandemi ini dengan hanya di rumah saja, sementara biasanya sebagai penulis butuh bahan dengan bertemu banyak orang dan jalan-jalan?
Baca juga: Tinjauan Pustaka: Pengertian, Manfaat, Cara Membuat, dan Contohnya
Hal pertama yang bisa dilakukan oleh penulis dalam mencari inspirasi selama di rumah adalah dengan membiasakan merekam percakapan-percakapan yang terjadi dalam sehari penuh dalam sebuah tulisan. Percakapan tersebut bisa dengan orang satu rumah, dengan tetangga di dalam halaman masing-masing supaya tetap menjaga jarak, atau percakapan dengan diri sendiri. Percakapan dengan diri sendiri ini bisa tentang harapan, kecemasan, maupun impian yang terjadi selama masa pandemi.
Cara mencari inspirasi kedua adalah dengan mengikuti banyak pelatihan gratis yang saat ini memenuhi jagad Internet dan media sosial. Banyak bincang-bincang dan diskusi tentang berbagai topik dengan para ahli diselenggarakan secara virtual melalui platform seperti Zoom, Google Meet, dan Youtube Live Streaming. Sehingga akan memicu banyak pengetahuan baru maupun mengemas kembali pengetahuan lama menjadi bentuk baru yang bisa dijadikan bahan tulisan.
Baca juga: 18 Jenis Konjungsi, Pengertian, dan Contoh Kalimat Terlengkap
Mengamati kehidupan alam di sekitar rumah, dari bagaimana tanaman mengeluarkan daun, bunga memekarkan kelopaknya, akan menjadi inspirasi-inspirasi menulis yang bisa dibuat analogi ke dalam karya-karya fiksi yang memikat. Karya-karya non fiksi juga dapat ditulis dengan melakukan observasi bagaimana kita berinteraksi dengan alam sekitar kita. Memperhatikan bagaimana semut-semut bekerja bisa menghasilkan inspirasi menulis artikel non fiksi yang inspiratif tentang membangun kerjasama dalam tim.
Berada di rumah saja bukan memang membuat ruang gerak menjadi lebih terbatas. Namun, inspirasi merupakan kerja dari pemikiran yang bisa dibuat tanpa batas, tanpa ruang dan tanpa waktu. Teknologi informasi saat ini pun sangat membantu membuat kita bisa menjelajah suatu daerah tanpa kita harus pergi ke tempat tersebut. Pertajam kemampuan observasi dan banyak berdiskusi akan memperkaya simpanan inspirasi hingga menulis lebih lancar selama pandemi.
Baca juga: 51 Jenis Font Keren untuk Desain dan Menulis Buku