Bernas.id – Komunikasi adalah kegiatan terpenting dalam kehidupan kita sehari-hari, mulai dari komunikasi antar teman atau pribadi, kelompok, organisasi atau massa. Jika lebih teliti lebih dalam, banyak kegagalan komunikasi yang terjadi tanpa kita sadari. Kegagalan dapat berupa tidak tercapainya tujuan yang kita inginkan misalnya, tercapainya kesepahaman, bertambahnya informasi, perubahan sikap pada orang lain yang menjadi lawan bicara kita
Kegiatan berkomunikasi pada prinsipnya adalah aktivitas pertukaran ide atau gagasan. Secara sederhana, kegiatan komunikasi dipahami sebagai kegiatan menyampaikan dan menerima pesan dari satu pihak ke pihak lain, dengan tujuan untuk mencapai kesamaan pemahaman dan pandangan dalam proses interaksi tersebut.
Dalam kegiatan berkomunikasi terdapat beberapa unsur yang terlibat, seperti: komunikator yaitu orang yang menyampaikan pesan, selanjutnya pesan adalah ide atau informasi yang disampaikan, lalu ada media sebagai sarana komunikasi, komunikan adalah audience atau pihak yang menerima pesan, terakhir ada umpan balik sebagai respon dari komunikan terhadap pesan yang diterimanya.
Agar tujuan kita dalam berkomunikasi tercapai dengan maksimal, maka perlu kiranya kita membangun kebiasaan berkomunikasi yang positif. Pembiasaan positif dapat dilakukan dalam bentuk verbal dengan refleksi gerakan fisik, tampilan bahasa tubuh, dan lain sebagainya. Dalam bentuk verbal, misalnya: Ketika orang lain berbicara biasanya spontan kita berkata ? ?iya?. Dalam bentuk gerakan fisik, misalnya: di saat kita berbicara ataukah orang lain berbicara biasanya kedua tangan spontan pindah atau bergerak atau berada pada bagian depan bawah perut. Dalam bentuk bahasa tubuh, misalnya: di saat orang lain berbicara biasanya secara spontan posisi mulut dan bibir senyum simetris.
Pembiasaan yang positif perlu terus kita bangun karena dalam interaksi sehari-hari kadang-kadang terjadi sikap atau kecenderungan pola berkomunikasi yang negatif. Hal ini terjadi begitu saja tanpa kita sadari ketika berkomunikasi dengan orang lain. Pola komunikasi yang negatif dapat terjadi dalam bentuk verbal, refleksi gerakan fisik, tampilan bahasa tubuh, dan lain sebagainya.
Kekurangan dan kecenderungan komunikasi yang kurang tepat dapat diubah dengan terus berlatih cara komunikasi yang positif. Semakin sering Anda berlatih, maka Anda akan semakin mahir berkomunikasi dengan baik.
Membangun kerjasama dan jejaring dalam pekerjaan memerlukan keterampilan komunikasi yang sangat baik. Komunikasi yang positif memungkinkan Anda memiliki kesempatan untuk dapat memikat lawan bicara dalam waktu sepuluh detik. Kesan pertama dalam komunikasi memegang peranan yang penting dalam kelanjutan interaksi kita dengan orang lain. Meningkatkan #personalbranding diawali dengan memperbaiki pola komunikasi Anda. Bernas Group memiliki banyak program yang memudahkan Anda belajar untuk terus meningkatnya #personalbranding.
