Bernas.id – Masuk di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) merupakan impian banyak remaja lulusan SMA. Apalagi jika yang dimasuki itu adalah kampus favorit. Untuk dapat diterima di PTN, ada tahapan seleksi yang harus dilalui oleh siswa SMA/SMK/MA. Jalur masuk ke PTN secara umum dibagi menjadi dua jenis, jalur seleksi rapor dan jalur ujian tulis. Jalur seleksi umum diketahui adalah SNMPTN dan SBMPTN. Namun sebenarnya ada 6 jalur masuk ke PTN. Berikut uraian singkatnya.
1. Jalur SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri)
SNMPTN adalah jalur tanpa tes. Calon peserta yang mengikuti SNMPTN adalah mereka yang direkomendasikan oleh pihak sekolah. Tahapan yang dilakukan adalah, nilai seluruh siswa kelas 12 diisikan kedalam portal Pangkalan Data Sekolah dan Siswa. Siswa yang lolos seleksi nilai adalah mereka yang masuk kedalam pemeringkatan sesuai dengan akreditasi sekolah. Jalur ini gratis tanpa biaya. Indikator penilaian SNMPTN itu berdasarkan Nilai Raport (Akademik), Prestasi Akademik, dan Prestasi Non Akademik. Daya tampung sedikit jalur SNMPTN adalah maksimal 50%.
2. Jalur UTBK- SBMPTN (Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri)
Jalur ini merupakan jalur ujian tulis yang diadakan secara nasional. UTBK- SBMPTN adalah jalur yang menggunakan nilai ujian sebagai penentuan untuk masuk ke sebuah PTN. Daya tampung pada jalur ini maksimal adalah 30%. Pada jalur ini penentu kelulusan seleksi adalah hasil ujian yang dilaksanakan selama satu hari. Materi ujian pada tahun 2020 ini adalah Tes Potensi Skolastik (TPS).
3. Jalur Seleksi Mandiri
Jalur ini adalah jalur rapor dan ujian tulis yang dilaksanakan secara mandiri oleh PTN. Daya tampung untuk jalur ini maksimal 20%. Beberapa PTN menggunakan nilai UTBK sebagai bahan pertimbangan penerimaan. Sebagian lagi mengkombinasikan nilai UTBK dengan nilai rapor sebagai alat seleksinya.
4. SNMPN (Seleksi Nasional Masuk Politeknik Negeri)
Jika kamu masih menginginkan untuk masuk PTN, melalui jalur Undangan. Kamu bisa mengikuti jalur SNMPN. Jalur ini sebenarnya sama dengan SNMPTN. Jalur ini menggunakan nilai raport kamu, sebagai bahan untuk proses penyeleksian. Hanya saja yang membedakannya dengan SNMPTN, jalur ini hanya ditujukan untuk kamu yang ingin masuk ke Politeknik. Sekali lagi bahwa jalur ini tanpa tes.
5. Seleksi Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK)
Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) merupakan lembaga pendidikan tinggi negeri dibawah departemen pemerintah. Untuk masuk ke PTK sistem penyeleksiannya berbeda dengan jalur yang ada di PTN lainnya. Untuk masuk ke PTK pendaftaran dilakukan melalui portal badan kepegawaian nasional. Hal ini dikarenakan setiap calon taruna atau calon mahasiswa yang diterima akan langsung menjadi calon pegawai negeri sipil.
6. SPAN-PTKIN
SPAN-PTKIN merupakan pola seleksi jalur rapor yang dilaksanakan secara nasional oleh seluruh UIN/IAIN/STAIN dalam satu sistem yang terpadu dan diselenggarakan secara serentak oleh Panitia Pelaksana yang ditetapkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia. Seleksi ini memiliki system yang mirip dengan SNMPN dan SNMPTN.
Seluruh jalur dapat diikuti oleh setiap lulusan SMA dan sekolah yang sederajat. Hanya saja untuk khusus PTK satu orang siswa hanya dapat memilih satu PTK. Jika kalian sudah mencoba seluruh jalur tersebut namun gagal, tandanya PTN adalah bukan tempat yang terbaik untuk kalian mengenyam Pendidikan. Ada tempat lain yang lebih baik untuk kalian.
Universitas Mahakarya Asia adalah merger dari 4 kampus yang didirikan dengan basis bisnis dan teknologi informasi. UNMAHA mulai melebarkan sayapnya dengan mengembangkan jurusan yang prospektif. Tak hanya itu kurikulum UNMAHA juga memungkinkan setiap mahasiswa untuk berkembang optimal dengan mengadakan mentoring untuk pengembangan diri mahasiswa.
