Bernas.id ? Istilah solopreneur diberikan kepada orang yang mengerjakan segala sesuatunya seorang diri. Seluruh pekerjaan dijalani sendiri tanpa rekan kerja untuk berbagi ide atau sekedar melepas penat. Masa work from home seperti sekarang ini banyak orang yang terpaksa atau tiba-tiba menjadi solopreneur.
Seseorang yang menikmati menghabiskan waktu sendirian dan menyukai bekerja secara solo bisa timbul rasa kesepian dan mungkin memicu stres. Hal itu tentu tidak baik untuk kesehatan kamu. Untuk menjaga tidak hanya kesehatan mental tetapi juga kesehatan fisik, tingkatkan intensitas interaksi sosial dengan orang-orang sekitar.
Selain itu, ada 4 cara untuk menghindari rasa kesepian sebagai solopreneur yang dilansir dari bisnis.com
1. Berpartisipasi dalam Grup dan Komunitas Online
Meskipun kamu bekerja sendiri atau sebagai solopreneur kamu bisa membuat koneksi sebagai solopreneur dengan berpartisipasi dalam grup dan komunitas online. Mengobrol dengan orang-orang melalui layar komputer lebih baik daripada tidak berbicara dengan siapa pun selama berhari-hari.
Bergabung dengan grup profesional daring juga dapat memberikan masukan dan wawasan bisnis yang berharga untuk kamu. Misalnya, jika kamu memiliki bisnis desain web, kamu dapat mencari forum dan grup online di Facebook atau LinkedIn yang khusus untuk desainer web. Dengan adanya grup yang diisi oleh orang-orang yang berpikiran sama, kamu dapat mengajukan pertanyaan, berbagi ide, atau mendapatkan umpan balik dari anggota lain.
2. Bekerja dari Luar Rumah
Ini mungkin agak sulit dilakukan pada masa PSBB seperti sekarang ini. Namun, kamu sesekali bisa melakukannya karena pemerintah sudah mlai melakukan new normal. Kamu sesekali bisa kerja di kafe, tentu saja dengan protokol kesehatan yang ketat. Memang, bekerja dari rumah setiap hari akan membuat kamu merasa terasingkan. Untuk perubahan suasana dan meningkatkan interaksi dengan orang lain secara tatap muka, pertimbangkan untuk bekerja di luar rumah sesekali. Cobalah kedai kopi, restoran, atau perpustakaan umum.
Kamu mungkin juga dapat berinvestasi sedikit pada suasana kantor yang nyata dengan menyewa co-working space. Di situ kamu bisa bergaul dengan solopreneur dan pekerja lepas lainnya.
Namun perlu diingat, dengan kondisi krisis kesehatan seperti sekarang, jarak sosial dan penggunaan alat pelindung diri tetap harus menjadi prioritas
3. Hadiri Konferensi dan Acara Jejaring
Menghadiri konferensi, lokakarya, dan acara jejaring akan membuat kamu bertemu dengan profesional lain di bidang yang sama denganmu. Kamu tidak perlu bepergian atau memiliki anggaran besar untuk kegiatan ini, kemungkinan ada banyak acara di atau sekitar kota kamu sendiri atau malah secara daring.
Kamu bisa mencari infromasi di website-website pemerintahan atau pusat pengembangan usaha kecil untuk detail acara lokal. Kamu juga dapat menggunakan platform seperti Meetup untuk menemukan pertemuan lokal yang relevan denganmu.
4. Gunakan Minat dan Hobi untuk Interaksi Sosial
Menjalin interaksi dengan orang lain tidak harus selalu tentang bisnis dan pekerjaan. Kamu bisa saja menemukan teman atau komunitas yang memiliki minat serta hobi yang sama denganmu. Jika kamu tertarik pada kebugaran, bergabunglah dengan kelas pelatihan alih-alih pergi ke gym sendirian. Menikmati melukis? Pergi ke kelas grup melukis. Suka membaca novel? Bergabunglah dengan klub buku.
Berpartisipasi dalam aktivitas sosial akam membuatmu tidak memikirkan bisnis untuk sementara waktu. Selain itu, hobi juga juga memberi ruang outlet untuk kreativitas kamu atau cara untuk mengurangi stres.
Gunakan tips ini untuk menghindari rasa kesepian sebagai solopreneur yang terpaksa harus bekerja dari rumah. Tetap semangat, ya.(snt)
