Bernas.id – Sekolah sebagai lembaga yang membantu orang tua dalam melaksanakan pendidikan bagi buah hati memiliki tantangan yang berat dalam melaksanakan program-program yang telah direncanakan selama masa pandemi Covid-19. Sepanjang tiga bulan ke belakang, banyak program dan kegiatan yang terpaksa ditunda atau bahkan dibatalkan karena tidak memungkinkan adanya kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama dalam suatu tempat.
Saat ini sekolah-sekolah memasuki masa akhir semester, dan sebentar lagi akan melaksanakan Penilaian Akhir Semester bagi siswa sebagai syarat untuk kenaikan kelas. Bersamaan dengan masa ujian akhir semester, banyak sekolah yang mulai membuka pendaftaran untuk para calon siswa baru untuk tahun pelajaran 2020/2021.
Kondisi pandemi yang tidak memungkinkan proses pendafatran dilakukan secara tatap muka menuntut setiap sekolah dapat melakukan proses pendafataran secara online. Lalu bagaimana infomasi mengenai sekolah tersampaikan secara utuh kepada seluruh orang tua calon siswa baru?
Sejak memasuki masa pandemi Covid-19 banyak sekolah yang akhirnya melakukan kegiatan promosi sekolah secara online. Kegiatan yang sebelumnya masih dilakukan dengan dua cara; yakni online dan tatap muka, saat ini hanya dapat dimaksimalkan melalui media digital. Promosi yang sering dilakukan dengan memasang selebaran digital di banyak media sosial, kini tidak berfungsi maksimal menarik minat para calon siswa dan orang tuanya.
Sekolah-sekolah mulai melirik penggunaan aplikasi digital untuk mempresentasikan pendaftaran sekolah secara langsung. Aplikasi yang pada awalnya sering dimanfaatkan untuk pembelajaran, rapat serta pelatihan secara daring ini, kini semakin dirasakan besar manfaatnya ketika sekolah ingin menyampaikan program-programnya kepada khalayak ramai. Komunikasi yang dapat dilakukan dua arah dalam pertemuan dengan aplikasi ini sangat membantu kedua pihak dalam pengenalan dan pemahaman kondisi sekolah. Sebagai lembaga penyelenggara pendidikan, sekolah dapat menjelaskan visi, misi dan target capaian yang dimiliki. Sedangkan orang tua akan mendapatkan informasi yang dibutuhkan dan dapat langsung menanyakan hal-hal spesifik mengenai sekolah yang bersangkutan.
Penggunaan aplikasi digital ini semakin menegaskan bahwa peran teknologi semakin dibutuhkan dalam fase new normal di Indonesia. Sama halnya dengan proram dan sistem belajar yang dilaksanakan oleh Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA), perguruan tinggi dibawah naungan Bernas Group ini mengusung pembelajaran digital yang memudahkan mahasiswa untuk belajar tanpa harus terus berada di kampus. Hal ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan diri sambil terus belajar
